Presiden PKPU Human Initiative Terjun Langsung Sambangi Lokasi Terdampak Gempa Lombok

LOMBOK – Presiden PKPU Human Initiative Agung Notowiguno mendatangi langsung lokasi bencana gempa Lombok dan menemui para pengungsi terdampak (9/8). Didampingi oleh Direktur Program Tomy Hendrajati, Manager PR Sukismo, dan Koordinator Tim Rescue PKPU HI Subur Rojinawi, mereka mengunjungi salah satu pengungsian tepatnya di Dusun Wadon, Desa Kekait, Kec. Gunung Sari, Kab. Lombok Barat.

“Perjalanan kami berangkat dari pagi hari dari pos utama PKPU HI di Mataram menuju Lombok Barat melalui jalur tepi pantai menyusuri jalur senggigih. Kami berkeliling mengunjungi kamp-kamp penungsian, berbincang dengan para pengungsi, menyapa anak-anak dan para lansia untuk merasakan duka mereka dan mencari tau bantuan apa yang benar-benar dibutuhkan,” ungkap Sukismo dalam laporannya.

Selanjutnya Tim PKPU Human Initiative disambut oleh Kepala Dusun, Desa Wadon. Mereka berdiskusi di salah satu Posko, membahas dan menggali berbagai informasi khususnya lokasi-lokasi yang darurat menerima bantuan.

“Kami sampaikan kepada Kepala Dusun, PKPU HI akan mendirikan Sekolah Darurat, Rumah Senyum atau Shelter dan Rehabilitasi beberapa Masjid,” terang Sukismo.

PKPU Human Initiative saat ini tengah menjajaki kondisi lapangan untuk mendirikan segera Shelter atau “Rumah Senyum” khususnya bagi para pengungsi rentan seperti lansia serta ibu hamil dan menyusui. Selian itu Sekolah Darurat juga menjadi fokus PKPU HI untuk memastikan anak-anak terdampak gempa dapat belajar kembali. Disamping itu, rehabilitasi masjid menjadi hal yang penting juga akan dilakukan agar masyarakat dapat kembali beribadah dengan nyaman.

Selepas menyapa warga Dusun Wadon, Lombok Barat, Tim PKPU Human Initiative melanjutkan perjalanan ke Daerah Tanjung, Lombok Utara. Sekitar pukul 4 sore, mereka tiba di salah Posko PKPU HI di Kabupaten Lombok Utara.

“Disini, aktivitas bintuan sudah mulai ramai. Para relawan dan bantuan mulai berdatangan dari berbagai pihak. Selain itu, alat berat bantuan pemerintah untuk mengevakuasi reruntuhan bangunan sudah berdatangan dan tanki-tanki air sudah dipenuhi,” ungkap Sukismo.

Di Posko Kabupaten, Presiden PKPU Human Initiative bertemu dengan Deputy 1 Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPNB, Bernardus Wisnu Widjaja. Mereka berkoordinasi sekaligus melaporkan aktivitas PKPU HI dalam penanganan gempa bumi yang telah menjadi bencana nasional tersebut.

“BNPB juga menyampaikan bahwa sampai saat ini, NGO-NGO asing belum boleh masuk ke Lombok Utara. Penanganan akan dilakukan oleh kerjasama anak bangsa. Tim gabungan Relawan bersama TNI dan POLRI akan mampu mengatasi permasalahan bencana ini.” ungkap Sukismo.

BNPB memastikasn, tim gabungan penanganan bencana akan terus bahu-membahu untuk menangani dampak dari gempa, hingga kondisi Lombok dapat normal kembali dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperi sediakala.

Selepas itu, rombongan Presiden PKPU Human Initiative melanjutkan perjanlanan ke Pos Aju, sekitar 5 KM dari pusat pemerintahan Kabupaten Lombok Utara. Mereka menyapa dan memberi apresiasi kepada para relawan yang sampai saat ini terus berupaya memberikan kontribusi terbaiknya dalam membantu warga terdampak gempa.