Pelatihan Manajemen Acara Pariwisata Human Initiative Jabar dan CSR PT. Tirta Investama Plant Subang

Mengisi tujuh belasan dengan perlombaan? Ya itu sudah menjadi agenda tahunan. Tapi kalau tujuh belasan di maknai dengan kegiatan pelatihan? Itu luar biasa.

Sebagai rangkaian menyambut datangnya acara ruwatan bumi tanggal 27 dan 28 Agustus nanti, Human Initiative Jawa Barat selaku mitra dari CSR PT. Tirta Investama melaksanakan pelatihan manajemen acara pariwisata bagi pengurus komperpar. Kegiatan ini dihadiri 19 orang dari pengurus komperpar dan perwakilan tokoh adat di Kampung Adat Banceuy. Acara yang digelar tiap tahun, kami ingin sesuatu yang berbeda. Pastinya kalau di ranah adat kami tidak bisa banyak ikut campur. Tapi jika berhubungan dengan kepariwisataan kami punya banyak ide.

pelatihan

Pelatihan yang diselenggarakan malam itu, mengedepankan manajemen acara yang mencakup 3 hal yaitu perencanaan, pengaturan, dan pelaksanaan. Nah kami meniti beratkan pada ketiga hal tersebut agar masyarakat khususnya kompepar sanggup untuk membuat terobosan baru dalam ranah pemberian services kepada para tamu & pengunjung yang hadir di Kampung Adat Banceuy.

Selaku pemateri pelatihan, kang Arif Hernowo membuat dinamika kelompok. Di mana masing-masing kelompok dipilih berdasarkan nomor yang diacak. Dalam dinamika kelompok ini, masing-masing kelompok wajib membuat menjalankan 3 ini manajemen even dengan besaran empat kegiatan; Ruwatan Bumi, banceuy festival, hajat mulud, dan hajat selokan. Tentunya tujuan dilakukan dinamika kelompok adalah agar para pengurus komperpar yang merangkap menjadi tour guide ini, lebih terlatih dan terampil dalam berkomunikasi. Fasilitator pun ikut terlibat dalam kegiatan, namun hanya sebatas mendorong dan memberikan sedikit pembenahan Dan brainstorming agar kelompok mampu berpikir se kreatif mungkin.

Perwakilan kelompok pun maju satu per satu dan menjelaskan hasil pekerjaannya. Setelah itu kelompok yang lain diberikan kesempatan untuk mengulik lebih jauh tentang apa yang dipaparkan kelompok penyaji. Secara keseluruhan kegiatan malam itu sangat cair, penuh canda tawa, kritis dan tetap fokus pada apa yang disampaikan pemateri.

Kami berharapkan dengan adanya pelatihan yang menyenangkan seperti ini, membuat para pengurus yang terlibat mudah untuk memahami materi yang di sampaikan. Akhirnya, semoga pelatihan ini mampu membuat anggota kompepar kampung adat Banceuy mampu memahami minimal tentang inti manajemen acara di kegiatan pariwisata dan mereka dapat mengimplementasikan apa yang mereka dapat di acara Ruwatan Bumi nanti.

Penulis :
Waskito Nugroho, fasilitator ecodev ekowisata Kampung Adat Banceuy (Human Initiative Jabar)