Pembangunan Sumur PKPU HI Atasi Kekeringan di Somalia

SOMALIA merupakan satu di antara sejumlah negara di Afrika, yang mengalami kekeringan berkepanjangan. Sejak tahun 2016, kondisi itu terus terjadi betkesinambungan hingga saat ini.

Berdasarkan laporan terakhir Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), lebih dari 2 juta penduduk Somalia harus mengungsi karena kekeringan dan konflik bersenjata yang masih terjadi. Merespon hal tersebut, maka pada akhir bulan November 2017, PKPU Human Inktiative (HI) telah memulai pembangunan sumur pompa dan artesis, sebagai upaya mengentaskan krisis kemanusiaaan akibat bencana kekeringan dan konflik perang.

"Setiap orang mempunyai hak atas air dan sanitasi. Hak ini diakui oleh hukum internasional. Sehingga memberikan akses fisik dan terjangkau terhadap air yang memadai, aman, dapat diterima merupakan hal yang penting," ungkap Tim International Recovery PKPU-HI Kaimudin, lewat siaran persnya dari Mogadishu, Somalia, Jumat (12/1/2018).

Diungkapkannya bantuan sumur pompa dan artesis ini telah menjangkau 6 provinsi. Sementara untuk Middle Shabele, Lower Shabelle dan Somali land pembangunan sumur dilakukan khusus untuk jenis artesis. Sumur artesis dapat memenuhi kebutuhan untuk 550 keluarga di pedesaan dan hampir 2500 keluarga di perkotaan.

Dia menjelaskan, semua titik pengeboran telah menemukan mata air. Sumur-sumur ini akan ditunjang dengan bangunan pendukung di antaranya, rumah genset, wadah untuk minum ternak dan instalasi solar cell. "Walaupun belum selesai seluruhnya, namum warga di sekitar sumur sudah bisa memanfaatkan air dari hasil pengeboran yang ada," jelas Kaimudin.

Selain untuk kebutuhan penduduk, sumur ini juga melayani kebutuhan minum ternak, yang tempat/wadahnya disediakan secara khusus. Di damping, bisa dimanfaatkan sebagai pengairan kebun pekarangan. "PKPU Human Initiative terus berkomitmen untuk melaksanakan program-program recovery yang berkesinambungan," ujarnya