Hunian Sementara untuk Warga Donggala Mulai Dibangun

DONGGALA – Salah satu yang sangat perlu diperhatikan dalam bantuan kemanusiaan adalah kearifan lokal. Kearifan lokal bertemu dengan semangat untuk bangkit akan mempercepat proses recovery.

Pengalaman diberbagai lokasi bencana menguatkan hal ini, saat rumah senyum di Lombok di bangun, menggunakan atap anyaman daun, dan kearifan ini bertemu dengan tekhnologi tepat guna hasil racikan tim. Sehingga dalam waktu singkat lebih dari 500 rumah senyum saat ini sudah terbangun di Lombok.

Setelah proses rembug warga dan mempertemukan kearifan lokal yang ada didaerah Donggala, rumah senyum akan mulai dibangun. Berpacu cepat dengan hujan yang sudah mulai turun, rintik lebatnya menimpa terpal terpal pengungsian di Donggala dan palu.

Hari ini, Minggu (14/10/18), warga telah menerima sosialisasi pembangunan contoh huntara dari tim Rescue PKPU HI. Malam ini pun, walau dengan penerangan seadanya, masyarakat bersemangat memulai pembangunan.

Proses pembangunan langsung melibatkan warga, khususnya di Desa Loli Tasiburi Kab. Donggala. Teknik membangun hunian ini dilakukan dengan memanfaatkan kearifan lokal, salah satunya menggunakan karet ban dalam sebagai pengganti kawat atau tali karena masyarakat yang sebagian besar nelayan sudah terbiasa dengan bahan tersebut. Sementara itu, ketersediaan kayu sisa bangunan sebelumnya juga dimanfaatkan sebagai bahan material.

Warga Donggala siap bangkit. Prioritas utama bukanlah mengumpulkan bahan pembangunan, tetapi mengumpulkan warga untuk membangun semangat bersama.

Mari dukung kami untuk terus bantu Palu, Donggala, dan sekitarnya. Hadirkan secercah kebahagiaan untuk mereka, cukup dengan Klik Disini