Human Initiative Lakukan Inisiatif Tanggap Darurat Bencana Banjir Madiun

HI-NEWS, MADIUN – Hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (5/3) malam menyebabkan Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengalami banjir yang cukup parah pada Rabu, 6 Maret 2019. Menurut data terakhir pada Senin, (11/3) dari Posko Induk Bencana di Madiun ada lebih dari 50 desa dari 12 kecamatan yang terdampak banjir. Diperkirakan, jumlah total kerugian akibat banjir yang melanda Madiun mencapai puluhan miliar rupiah.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami menjelaskan kepada Muhadjir Effendy selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI bahwa data terbaru banjir madiun adalah sebanyak 5.086 rumah terendam banjir dengan total kerugian lebih dari lima puluh miliar rupiah.

“Banjir Madiun kini data terbaru melanda 57 desa di 12 kecamatan. Total rumah yang terendam mencapai 5.086. Kerugian banjir ini mencapai Rp 53 miliar,” Kata Bupati Madiun Ahmad Dawami pada Senin (11/3) di Posko Induk Bencana, Kantor Kecamatan Balerejo, Madiun.

Sejak hari pertama, Human Initiative sudah melakukan tanggap darurat bencana di wilayah lokasi terdampak. Selain bekerjasama dengan BPBD, relawan dan masyarakat setempat dalam proses pencarian penyintas di lapangan, Human Initiative juga menyalurkan paket bantuan sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Kemarin distribusi bantuan berupa paket sembako dan disalurkan langsung ke penyitas,” ujar Wahid Zeinuddin selaku DRM Human Initiative Jawa Timur.

Kini kondisi banjir di Kabupaten Madiun sudah mulai surut dan sebagian pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. BPBD Kabupaten Madiun masih menetapkan tanggap darurat hingga 14 hari yakni terhitung pada tanggal 6 – 19 Maret 2019. Human Initiative akan terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak banjir di Madiun dan mengajak seluruh masyarakat untuk turut berkontribusi dengan cara berdonasi melalui website soluspeduli.org. Adapun kebutuhan mendesak saat ini diantaranya adalah air bersih dan food item.