Human Initiative Hadiri Dialog Kemanusiaan Asia Tenggara

Regional Conference on Humanitarian Assistance: Enhancing the Capacity of Humanitarian Actions in South-East Asia merupakan acara konferensi tingkat Asia Tenggara yang berfokus pada peningkatan kapasitas aksi kemanusiaan di wilayah Asia Tenggara. Konferensi ini merupakan inisiatif dari Indonesia melalui Kementerian Luar Negri yang diselenggarakan pada tanggal 8 – 9 Agustus 2019 di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat.

Acara perdana ini dihadiri oleh non-government organization (NGO) atau organisasi nonpemerintah dari 18 negara dengan 10 negara ASEAN serta 8 negara sahabat. Abdurrahman Mohammad Fachir selaku Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) dalam konferensi mengatakan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) acara dialog kemanusiaan bertujuan untuk membuka jalan konektivitas antara negara di kawasan Asia Tenggara.

“Untuk pertemuan ini, kita bangun networking dulu ya, karena bisa jadi antar negara yang hadir ini belum kenal satu sama lain,” kata Fachir saat memberi pernyataan pers pada Kamis (08/08/2019) di Hotel Le Meridian, Jakarta Pusat.

Adapun topik pembicaraan yang dibahas dalam dialog kemanusiaan yakni tentang penguatan institusi dan masalah kemanusiaan pada tingkat nasional dan lokal. Selain itu, juga membahas tentang meningkatkan kolaborasi multisektoral, perlindungan dan keterlibatan perempuan, anak-anak serta disabilitas dalam bencana. Tak hanya itu saja, peran NGO untuk keberlanjutan dalam bantuan kemanusiaan juga menjadi pembahasan pada acara tersebut.

Human Initiative merupakan organisasi kemanusiaan dunia yang terdaftar di PBB sebagai “NGO in Special Consultative Status with the Economic and Social Council of the United Nations”. Dengan adanya konferensi ini Human Initiative siap menerima tantangan di dunia kemanusiaan pada tingkat internasional dengan menghapus kesenjangan yang menyebabkan dalam memberikan bantuan kemanusiaan.

Tomy Hendrajati selaku President Human Initiative mengatakan “dengan adanya acara dialog kemanusiaan dapat menjadi momen yang baik untuk para penggiat kemanusiaan untuk saling berkolaborasi dan berbagi pengalaman dalam praktik di lapangan saat membantu para penyintas.

“Disamping itu kesempatan untuk membangun network antar aktor kemanusiaan lintas negara agar kedepannya lebih memudahkan dalam melakukan koordinasi & kolaborasi karena sudah ada kesepahaman dalam bekerja,” ujarnya.

Setiap NGO yang terlibat turut menyediakan platform bagi mereka untuk berjejaring dengan rekan-rekan lainnya dan lembaga-lembaga pemerintah yang berurusan dengan manajemen kebencanaan di negara masing-masing. Kehadiran Human Initiative sebagai non-government organization di dunia kemanusiaan bertanggung jawab untuk berkontribusi baik di negara Indonesia maupun di berbagai negara di dunia.

Tentang Human Initiative :
Human Initiative adalah Organisasi Kemanusiaan yang telah berdiri sejak 1999 dan berfokus pada isu-isu kemanusiaan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan tanggap darurat, baik di Tanah Air maupun luar negeri. Human Initiative sebelumnya bernama PKPU Lembaga Kemanusiaan Nasional. Perubahan nama dan logo merupakan langkah kami untuk mewujudkan visi menjadi Organisasi Kemanusiaan Dunia yang terpercaya dalam membangun kemandirian, adapun cabang kami tersebar di 13 Cabang Dalam Negri dan Luar Negri yaitu di Korea Selatan, Inggris, Australia dan 9 representatif yang tersebar di beberapa Negara yaitu Amerika Serikat, Arab Saudi, Jerman, Jepang, Malaysia, Singapura, Qatar, Taiwan, Turki dan Uni Emirat Arab. Untuk informasi lebih lanjut seputar Human Initiative, kunjungi: https://www.pkpu.org

Narahubung :
Ferdiansyah
Public Relation Manager
ferdiansyah@pkpu.org
Hp. 081321105551