Berita

Human Initiative Jelaskan Cara Tangani Bantuan Pangan Korban Bencana

Bencana yang menimpa manusia melibatkan lembaga kemanusiaan dalam menangani dan menyelamatkan nyawa korban bencana tersebut. Banyak hal yang harus diperhatikan pada fase awal saat menangani korban, terutama untuk kehidupan. Dasar pengetahuan dalam menyelamatkan korban bencana dikenal sebagai sphere atau standar minimum dalam bantuan kemanusiaan.

Doc : rri.co.id

Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati mengatakan perlunya lembaga kemanusiaan yang akan membantu korban mengetahui keperluan dasar apa saja yang dilakukan. Hal tersebut untuk mempercepat pemulihan tanggap bencana.

“Kita harus mengetahui untuk satu orang di daerah bencana, butuh berapa liter air nah itu yang perlu diketahui,” katanya di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Menurut dia, kewajiban pelaku lembaga kemanusiaan menyemangati hidup para korban bencana dalam pengungsian dan menjadikan mereka bermartabat.

“Jangan sampai menggambarkan kepedihan, saat mengambil dokumentasi. Justru kedepankan harapan – harapan yang manis untuk mereka bebas dari derita bencana,” ujarnya.

Doc : rri.co.id

Menurutnya, sphere dimulai sejak tahun 1997 oleh sekelompok Organisasi Non-Pemerintah (NGO) bidang kemanusiaan dan gerakan Palang Merah Internasional.

Sphere bertujuan untuk meningkatkan mutu tindakan organisasi kemanusiaan pada saat bencana terjadi baik itu bencana alam maupun bencana manusia (konflik). Falsafah Sphere yang perlu diketahui yakni Pertama, bagi para penyintas atau warga terdampak bencana tetap memiliki hak-hak asasi untuk tetap hidup bermartabat.

Oleh karena itu mereka berhak mendapat bantuan dan pertolongan dari pihak yang memiliki kemampuan untuk melakukan aksi kemanusiaan. Kedua, semua tindakan yang diperlukan harus dilakukan untuk meringankan beban penderitaan manusia akibat bencana.

Panduan Sphere menjelaskan mengenai Piagam Kemanusiaan, Kebutuhan Standar Minimum, Prinsip-prinsip Perlindungan, dan Standar Inti Kemanusiaan.

Standar Minimum menggambarkan kondisi-kondisi yang harus dicapai dalam semua tindakan tanggap kemanusiaan agar masyarakat penduduk yang terkena bencana dapat bertahan dan pulih ke kondisi stabil dan bermartabat.

Keseluruhan panduan Sphere agar bantuan kemanusiaan dapat berjalan dengan baik dengan mengedepankan kode etik kemanusiaan dan menghormati hak serta martabat para penyintas.

“Mengangkat korban bencana dengan mengunggah harapan,” katanya.

Sumber : rri.co.id

Selengkapnya

Human Initiative Targetkan Sebar Qurban ke 34 Provinsi dan 7 Negara

Perayaan Idul Adha setiap tahunnya selalu membawa semangat untuk menggapai takwa dan membahagiakan sesama. Melalui ibadah qurban, Idul Adha menjadi momen umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus merekatkan silaturahim kepada saudara sebangsa bahkan lintas negara. Indonesia, selain sebagai negara muslim terbesar di dunia juga diakui sebagai negara paling dermawan. Jiwa kedermawanan ini terekam salah satunya dalam perjalanan hampir 19 tahun Human Initiative memfasilitasi ibadah Qurban dengan program sebar qurban.

Doc : mnctrijaya.com

Tahun 2019, Human Initiative kembali mengajak masyarakat Indonesia dan Dunia untuk bersama berbagi manfaat qurban. Semangat sebar qurban tahun ini dikemas dalam tema “InsyaAllah Qurban”. Tagline yang digunakan adalah “Meneguhkan Niat, Meniatkan Keteguhan”. Tema dan tagline yang diusung ini menyampaikan pesan bahwa setiap kita bisa berqurban. Dan tentu saja keinginan berqurban ini sangat tergantung niat dan keteguhan hati untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Foto Istimewa

Program sebar qurban tahun 2019 dengan tema “Insya Allah Qurban” ini diharapkan dapat menguatkan kebersamaan masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, dalam peluncuran Program Insya Allah Qurban di Depok, Rabu (03/7).

“Silaturahim dan kebersamaan melalui program Insya Allah Qurban ini mari senantiasa kita kuatkan. Karena ini bukan hanya tentang ibadah diri sendiri, namun juga untuk berbagi manfaat kepada sesama di berbagai daerah dan dunia khususnya pada daerah pelosok, daerah bencana dan pengungsi,” kata Tomy.

Pada kesempatan yang sama, ketua panitia Qurban Human Initiative menyampaikan bahwa target pequrban tahun ini adalah sebesar 21.800 yang diharapkan dapat menyasar sebanyak 254.500 jiwa penerima manfaat di 34 Provinsi dan 7 Negara yakni Somalia, Kenya, Uganda, Kamerun, Myanmar, Suriah dan Palestina.

“Kami akan berikhtiar semaksimal mungkin untuk bisa mencapai target tersebut demi masyarakat yang membutuhkan” ujar Azi Abdul Aziz selaku ketua panitia qurban Human Initiative.

Untuk memudahkan masyarakat menunaikan ibadah qurban mereka, Human Initiative juga akan menyiapkan berbagai kanal transaksi yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Masyarakat juga bisa merasakan kemudahan transaksi qurban melalui sarana digital/online dengan mengunjungi website donasi qurban : solusipeduli.org/qurban. Informasi detail tentang program Insya Allah Qurban juga bisa didapat dengan menghubungi call center 021-87780015.

Sumber : mnctrijaya

Selengkapnya

Human Initiative Gelar Pelatihan Sphere untuk Jurnalis

Sedikitnya 26 jurnalis dari media cetak, online dan elektronik mengikuti pelatihan Pengenalan Sphere Bagi Jurnalis. Sphere bertujuan untuk meningkatkan mutu tindakan organisasi kemanusiaan pada saat bencana terjadi, baik itu bencana alam maupun bencana kemanusiaan (konflik).

“Pengalaman kami dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan, itu dapat info dari media. Untuk itu, seorang wartawan menjadi pilar penting dalam tanggap darurat penanganan bencana, krisis dan lainnya dalam menyampaikan informasi,” ujar Senior Manager Humanitarian Strategic Relation Human Initiative, Muhammad Kaimuddin usai menjadi narasumber  pelatihan Pengenalan Sphere Bagi Jurnalis di Hotel Fave, Jalan Margonda, Kota Depok, Selasa (2/7).

Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah

Human Initiative mengelar pelatihan Pengenalan Sphere Bagi Jurnalis berlangsung selama dua hari di Hotel Fave, Kota Depok Selasa (2/7) hingga Rabu (3/7). Dalam pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Dewan Pers  dengan materi kode etik, teknik penulisan berita kemanusiaan oleh Lestyantya R Baskoro. Lalu juga didampingi Pemerhati dari CRS Indonesia, Syahri Ramadhan.

Kaimuddin menuturkan, peran wartawan dalam menyampaikan informasi pada masyarakat berdasarkan data secara akurat dan berdasarkan fakta di lapangan. Selain itu, bagaimana para jurnalis bisa menyampaikan berita sesuai harkat dan martabat bagi warga yang terdampak bencana atau konflik.

“Kita memiliki pengalaman pada bencana Aceh, Lombok dan lainnya. Tentunya, dalam kondisi tersebut seorang wartawan juga mengalami kesulitan dalam akses mencari informasi dan menuju lokasi terdampak bencana. Dengan bekal wawasan tentang Sphere diharapkan memberikan manfaatkan dalam menjalankan tugas seorang jurnalis. Tentunya bisa bersinergi, informasi sebagai bahan kajian dan dalam penulisannya lebih humanis,” tuturnya.

Public Relation Manager Human Initiative, Ferdiansyah mengatakan, kegiatan yang berlangsung menarik dengan diskusi yang cukup aktif terkait materi dan isu kekiniaan dan dihadiri wartawan yang biasa bertugas di lapangan dan sudah berpengalaman dalam peliputan becana atau krisis di dalam atau luar negeri. Sejumlah materi yang disampaikan dalam pelatihan berupa Piagam Kemanusiaan, perlindungan, standar inti kemanusiaan dalam sphere, dan lainnya.

Tentunya, materi sphere sangat berguna bagi jurnalis terutama dalam hak dan kewajibannya saat tanggap bencana atau krisis. Apalagi, faktor keamanan  bagi jurnalis dan  pihak yang terlibat dalam situasi krisis juga menjadi perhatian.

“Tidak hanya fokus pada sampainya bantuan di wilayah terdampak bencana atau krisis kemanusiaan saja, namun juga membantu memberikan informasi yang penting tanpa menyinggung perasaan, harkat dan martabatnya,” papar Ferdiansyah.

sumber : republika.co.id

Selengkapnya

Human Initiative Bersama CSR PT Tirta Investama (AQUA) Plant Subang Gelar Pelatihan Branding dan Packaging Produk UMKM

HI-NEWS, JABAR – Human Initiative Jawa Barat bersama CSR PT Tirta Investama (AQUA) menyelenggarakan Pelatihan dan Bimbingan Branding serta Packaging Produk UMKM untuk peserta UKM anggota Koperasi Pasgajaya Abadi dan Mandiri Jaya Abadi di Jawa Barat. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Rabu, 26 Juni 2019 di GOR Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Economy Development Human Initiative melalui pemberdayaan koperasi dan UMKM Human Initiative Jabar bersama Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi-UMKM (PLUT K-UMKM) Kabupaten Subang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh kurang lebih 20 orang yang terdiri dari Sandy Hallimansyah sebagai konsultan Pendamping Bidang Produksi dari PLUT K-UMKM, para peserta dari Desa Pasanggrahan dan Desa Darmaga Kabupaten Subang dan tamu undangan lainnya.

Pelatihan dan bimbingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait bagaimana membangun brand yang baik, dan bagaimana menyesuaikan kemasan dengan segmentasi pasar yang ada. Koordinator Program Bidang Pemberdayaan Human Initiative Jabar, Bustanul Arifin berharap agar para peserta mampu bersaing dengan produk lainnya. “Peningkatan kualitas produk UMKM melalui pelatihan branding dan packaging ini sangatlah penting untuk bagaimana peserta UKM bisa menjawab tantangan pasar global saat ini. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini produk UKM Desa Pasanggrahan dan Darmaga mampu berdaya saing dengan produk lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Sandy Hallimansyah sebagai pemateri dari PLUT K-UMKM memaparkan pemahaman terkait branding produk, kemudian pemaparan materi dilanjutkan terkait membuat kemasan yang inovatif sesuai segmentasi pasar. Ia juga menjelaskan tentang bagaimana menghitung HPP dalam hal kemasan dan label produk. Tak lupa, ia juga bertanya kepada para peserta apa saja yang sudah mereka lakukan untuk membranding produknya masing-masing. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan itu. “Pentingnya suatu produk membuat kemasan yang baik, aman dan informatif, dan bagaimana cara menentukan target market memperhatikan desain kemasan dan ciri khas kemasan” tutur Sandi.

Pendapat salah satu peserta pemilik usaha Pakreng bernama Heni yang sudah memiliki omzet 12 juta/bulan mengatakan, “terimakasih kepada Human Initiave Jabar dan pihak CSR PT. Tirta Investama Plant Subang telah berkomitmen sejak dulu untuk membantu dan mendampingi usaha kami sehingga banyak manfaat ,inovasi untuk perkembangan produk usaha kami.”

UMKM adalah suatu subyek yang harus dikembangkan dan diasah agar menjadi lebih siap untuk bersaing baik ditingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu,diperlukannya komitmen dari segala komponen untuk bersinergi dalam membangkitkan dan mengembangkan UMKM ini. Human Initiative akan terus mendukung masyarakat agar dapat hidup mandiri dan berdaya. Mari kita bersama saling membantu dalam kebaikan dengan cara mendukung mereka melalui website solusipeduli.org.

Selengkapnya

Berkat Program KMP, Ninin Perluas Lahan Kebun Jagung

Ninin, salah seorang petani jagung yang sedang berbahagia karena hasil panennya melimpah. Ia adalah penerima manfaat Program Keluarga Multi Penghasilan (KMP) YPM BRI Human Initiative cabang Jawa Barat. Human Initiative selalu memberikan dukungan berupa dana modal untuk mereka yang membutuhkan.

Demi menikmati hasil panennya pascalebaran, Ninin dan sekeluarga harus mengalami kerugian. Namun Ninin tidak pantang menyerah. Ia terus berikhtiar dan berusaha serta dibantu oleh Human Initiative agar mendapatkan hasil yang maksimal. Pada hari Selasa, 25 Juni 2019 di bulan Syawal tahun 1440 Hijriah, ikhtiar Ninin membuahkan hasil dan ia mendapatkan hasil panen melimpah.

panen jagung

Berkat ikhtiarnya selama ini dan dukungan oleh Human Initiative melalu Program KMP, Ninin dapat kembali panen jagung. Tidak hanya itu saja, ia kini menyebut nama kebunnya dengan sebutan, “Kebun Jagung Suka Tani”. Ia berharap kebun itu akan memberikan rezeki untuk keluarganya.

hasil panen jagung program kmp

Ninin berencana melalui hasil panen ini akan ia gunakan untuk memperluas lahan kebunnya. Begitu besarnya peran kita dalam membantu perekonomian Ninin dan sekeluarga. “Sekarang saya dapat mengembalikan keuangan keluarga yang menurun karena banyaknya pengeluaran. Alhamdulillah, Allah swt. Memberikan rezeki hala kepada saya dan keluarga,” ujar Ninin.

hasil panen jagung

Ninin adalah satu dari sekian banyak petani di Indonesia yang membutuhkan uluran tangan kita sebagai sesama manusia yang saling membantu. Mari kita bersama-sama wujudkan solusi peduli untuk mereka yang membutuhkan dengan cara mengklik link website soluspeduli.org

Selengkapnya

Konsorsium Indonesia Gelar Konser Amal Palestina Bertajuk “VOICE OF CHILDREN”

JAKARTA -Konsorsium Indonesia untuk sekolah Palestina yang terdiri dari Human Initiative, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat dan Nurul Hayat bersinergi mewujudkan sekolah di Palestina. Sinergi ini merupakan upaya memberikan fasilitas pendidikan bagi anak-anak penyintas Ras Al Amood, Yerusalem. Programnya berfokus pada pembelian lahan dan gedung, renovasi gedung, pembelian perabot sekolah, serta biaya operasional untuk menunjang aktivitas sekolah.

Untuk mengajak masyarakat luas dalam berpartisipasi, Konsorsium Indonesia sekolah untuk Palestina berinisiatif untuk menggelar Konser Amal Palestina yang bertajuk ‘Voice Of Children’ dengan menghadirkan selebritis seperti Sabyan Gambus, Opick Tomboati, Indah Dewi Pertiwi dan Izzatul Islam Di Balai Kartini, Jakarta Selatan. (30/06/2019)

Diantara rangakaian acara konser amal palestina hari ini, turut mengundang narasumber yaitu Muhammad Husein selaku relawan Palestina yang akan mengupdate informasi terkini tentang Palestina dan akan menyampaikan pentingnya program pendidikan di Palestina.

Tomy Hendrajati selaku Presiden Human Initiative menyampaikan “Sinergi ini merupakan semangat kemanusiaan untuk membangun peradaban Palestina yang lebih baik melalui program pendidikan yaitu sekolah Indonesia untuk Palestina”

CEO Rumah Zakat menyampaikan “Sebuah mimpi Anak Palestina, untuk memiliki sekolah yang berlokasi tak jauh dari Masjidil Aqsa, Insya Allah akan direalisasikan oleh Masyarakat Indonesia melalui Lembaga Kemanusiaan yang tergabung dalam konsorsium Indonesia,”

Yuli Pujihardi selaku Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa menyampaikan “Konser Amal Palestina ini merupakan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat luas serta mengajak kepada seluruh pihak untuk menjadi bagian dari sejarah kemanusiaan”

Direktur Eksekutif Nurul Hayat Bambang Heriyanto menyampaikan “Dan Sejarah akan kita buat hari ini dengan bersama-sama bergandengan tangan membantu untuk anak-anak di Palestina, mari bersama wujudkan sekolah Indonesia untuk Palestina”

Dengan acara ini diharapkan banyak masyarakat yang ikut andil bersama-sama dalam mewujudkan sekolah Indonesia untuk Palestina.

Tentang Human Initiative :

Human Initiative adalah Lembaga Kemanusiaan yang telah berdiri sejak 1999 dan berfokus pada isu-isu kemanusiaan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan tanggap darurat, baik di Tanah Air maupun luar negeri. Human Initiative sebelumnya bernama PKPU Lembaga Kemanusiaan Nasional. Perubahan nama dan logo merupakan langkah kami untuk mewujudkan visi menjadi organisasi kemanusiaan dunia yang terpercaya dalam membangun kemandirian, adapun cabang kami tersebar di 13 Cabang Dalam Negri dan Luar Negri yaitu di Korea Selatan, Inggris, Australia dan 9 representatif yang tersebar di beberapa Negara yaitu Amerika Serikat, Arab Saudi, Jerman, Jepang, Malaysia, Singapura, Qatar, Taiwan, Turki dan Uni Emirat Arab. Untuk informasi lebih lanjut seputar Human Initiative, kunjungi: https://www.pkpu.org

Narahubung :
Ferdiansyah
Public Realtion Manager
ferdiansyah@pkpu.org
Hp. 0811 9662781

Selengkapnya

Pembangunan Sekolah Indonesia-Palestina Masuki Tahap Kedua

HI-NEWS – Pembangunan Sekolah Indonesia-Palestina yang diinisiasi Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, Human Initiative, dan Laznas Nurul Hayat memasuki tahap kedua. Targetnya sekolah tersebut sudah bisa digunakan anak-anak Palestina pada akhir Juli atau awal Agustus 2019.

Vice President Communication Human Initiative Romi Ardiansyah mengatakan, ada empat tahap pembangunan Sekolah Indonesia-Palestina di Ras Al Amood, Yerusalem, Palestina. Pada tahap pertama pembangunan fokus membebaskan serta membeli lahan dan bangunan untuk sekolah.

“Pada tahap kedua kita memulai renovasi untuk memastikan sekolah tersebut memenuhi standar sekolah di Palestina, kita juga ingin sekolah tersebut bisa menjadi tempat belajar untuk anak-anak disabilitas di Palestina,” kata Romi kepada Republika.co.id, Selasa (11/6).

Seorang guru Palestina mengajar di sebuah sekolah di Khan al-Ahmar, Tepi Barat, pada Ahad (2/9). Foto: AP/Majdi Mohammed

Ia menyampaikan, pembangunan tahapan kedua rencananya baru akan dimulai setelah Lebaran. Pada pembangunan pertama, hanya membebaskan dan membeli lahan serta bangunan yang akan dijadikan sekolah. Bangunan yang sudah ada tersebut akan direnovasi untuk dijadikan Sekolah Indonesia-Palestina.

“Kita berharap mudah-mudahan bulan Juli sekolah Indonesia Palestina sudah bisa digunakan secara terbatas meskipun nanti mungkin ada keterbatasan,” ujarnya.

Romi menjelaskan, pada pembangunan tahap ketiga pihaknya akan menyediakan barang-barang untuk operasional sekolah sehari-hari. Kemudian pembangunan tahap keempat adalah perawatan sekolah secara berkala.

Ia menyampaikan, mudah-mudahan bulan depan akan bisa memberikan informasi kepada masyarakat Indonesia tentang perkembangan proses pembangunan tahap kedua tersebut. Targetnya pada akhir Juli atau awal Agustus tepat pada tahun ajaran baru di Palestina, sekolah tersebut sudah bisa digunakan

“Meski fasilitas sekolahnya belum lengkap tapi kita berharap pada tahun ajaran baru tahun ini sekolah sudah bisa digunakan, nanti pembangunan tahap ketiga dan keempat berjalan secara bertahap,” ujarnya.

Romi juga menyampaikan bahwa pihaknya terbuka bagi lembaga dan komunitas mana saja yang ingin berpartisipasi membantu membangun Sekolah Indonesia-Palestina. Masyarakat Indonesia juga diajak untuk bersama-sama membantu pembangunan sekolah tersebut. Supaya ke depannya bisa membangun sekolah-sekolah lain di Palestina.

Sumber : republika.co.id

Selengkapnya

Human Initiative Bersama Pertamina MOR VII Salurkan 2500 Food Items Untuk Para Penyintas Banjir Bandang Konawe

HI-NEWS, Konawe – Pada hari, Sabtu (15/6) Human Initiative bersama Pertamina MOR VII mendistribusikan 2500 Food Items atau paket makanan siap saji untuk para penyintas Banjir Bandang Konawe di 3 Kecamatan yakni kecamatan Wonggeduku,  Pondidaha dan Konawe. Proses distribusi berlangsung sejak hari Jumat (14/6) sampai Sabtu, kemarin.

Sudah memasuki dua pekan, sejak banjir bandang yang melanda wilayah Konawe pada Sabtu, (8/6/2019) sampai saat ini. Hasil assessement dan koordinasi Human Initiative dengan warga setempat pada Senin, 10 Juni 2019 kebutuhan mendesak untuk para penyintas adalah makanan siap saji dan air bersih.

distribusi bantuan makanan untuk penyinta banjir konawe

Selain mendistribusikan makanan siap saji, Human Initiative dan Pertamina MOR VII  juga telah membuka Pos Dapur Air di Desa Tawarulondro Kec. Wonggeduku kab. Konawe. Pos dapur ini menyediakan minuman hangat berupa teh, susu, kopi, dan sereal untuk sedikitnya melayani 885 jiwa yang masih berada di lokasi pengungsian.

Banjir setinggi kurang lebih 1 meter telah mengakibatkan warga setempat terjebak dirumahnya masing-masing. Sehingga, proses distribusi bantuan hanya dapat menggunakan perahu untuk dapat menjangkau para penyintas. Sementara itu, pemerintah Kabupaten Konawe juga menetapkan Masa Tanggap Darurat diberlakukan sampai hari ini , Minggu 16 Juni 2019.

distribusi bantuan makanan untuk penyinta banjir konawe distribusi bantuan makanan untuk penyinta banjir konawe

Ibu Neneng salah satu penyintas terdampak Banjir Bandang Konawe mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan makanan siap saji yang disalurkan oleh Human Initiative dan Pertamina MOR VII Sulawesi, “Ini sangat membantu warga yang masih bertahan di tengah- tengah banjir bandang yang merendam sampai atap rumah warga”, ujar Bu Neneng.

bantuan makanan banjir konawe

Human Initiative akan terus berupaya mewujudkan solusi peduli dengan menyalurkan amanah Anda kepada mereka yang membutuhkan. Mari bersama, kita salurkan donasi terbaik untuk warga terdampak Banjir Bandang Konawe melalui website solusipeduli.org.

Selengkapnya

Peringati Hardiknas, Human Initiative Bahagiakan Yatim di Balikpapan

HI-NEWS, BALIKPAPAN – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Human Initiative mengajak 35 anak yatim untuk berbelanja keperluan sekolah dalam tajuk program Belanja Bareng Yatim Spesial Hari Pendidikan Nasional, pada Sabtu (4/5) di Hypermart Balikpapan.

Acara yang dihadiri oleh Abdul Majid selaku Kepala Bidang Sumber Daya dan Data Social mengungkapkan dukungannya kepada Human Initiative dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Kita harus dukung dan mendoakan agar Human Initiative selalu diberikan kelancaran, sehingga bisa membantu masyarakat yang lebih banyak. Lembaga yang harus didukung untuk terus menjalankan perannya dan kegiatan ini bisa menjadi pancingan untuk para donatur yang belum sempat berbagi” ujarnya.

Sementara itu, Hidayatullah selaku Kepala Cabang PKPU Human Initiative Kaltim mengatakan bahwa kegiatan Belanja Bareng Yatim merupakan kegiatan rutinan untuk membagikan kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan dengan memenuhi kebutuhannya. “Hal ini dilakukan untuk memberikan kebahagiaan kepada adik-adik yatim jelang memasuki tahun ajaran baru, sehingga adik-adik dapat memenuhi kebutuhan sekolahnya dengan perlengkapan yang baru,” katanya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Vera selaku Manajemen Hypermart dan dibuka dengan simbolis penyerahan voucher belanja kepada para peserta. Karmila salah seorang penerima manfaat Program Belanja Bareng Yatim mengungkapkan rasa senangnya karena berkat bantuan Human Initiative, ia dapat membeli perlengkapan sekolah yang baru. “Saya membeli perlengkapan sekolah untuk masuk SMP nanti. Terima kasih dan semoga mendapatkan pahala yang banyak dan dimasukan ke dalam surga,” tuturnya.

Selama kegiatan ini berlangsung, para peserta juga didampingi oleh Human Initiative Volunteer Energy (HIVE) Kaltim yakni tim relawan Human Initiative. Para peserta juga belajar cara merincikan prioritas barang kebutuhan dan menghitung jumlah pengeluaran yang mereka butuhkan. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi para peserta agar dapat memanajemen keuangan sejak dini. Human Initiative berterima kasih kepada semua pihak atas kepeduliaannya dan berharap para penerima manfaat semakin semangat belajar dan menggapai cita-cita.

Mari wujudkan kebahagiaan mereka dengan cara klik disini sekarang juga!

Selengkapnya

Kick-off Program Ramadan, Human Initiative Bersama Wali Kota Jakarta Utara Bagikan Paket Bingkisan di Kampung Pemulung

HI-NEWS, JAKARTA – Dalam rangka kick-off program Ramadan 1440 Hijriah, Human Intiative bersama Wali Kota Jakarta Utara membagikan paket bingkisan dan buka puasa bersama di Kampung Pemulung. Wilayah ini disasar karena merupakan sebaran wilayah yang di targetkan oleh Human Initiative, yaitu Kampung Pemulung Koja, Jalan Perjuangan Raya No 8 RT 03/07, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara. (06/5).

Program Ramadan Human Initiative tahun ini mengambil tema “Bukber” yaitu Bulan Kita Berbagi. Berharap di bulan yang mulia ini semakin banyak orang yang berbagi kepada sesama dan dapat membahagiakan masyarakat yang membutuhkan.

Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Utara yaitu Bapak Syamsuddin Lologau , Bapak Andjar Radite selaku Vice President Operation Human Initiative dan tokoh masyarakat beserta warga Kampung Pemulung Koja. Acara ini diisi dengan sambutan dari tokoh masyarakat setempat, Andjar Radite selaku Vice President Operation Human Initiative dan peresmian kick off program oleh Wali Kota Jakarta Utara.

Andjar Radite selaku Vice President Operation Human Initiative mengatakan rasa syukurnya karena paket program Ramadan dari Human Initiative telah diterima oleh masyarakat Kampung Pemulung Koja. “Alhamdulillah sudah diterima semuanya oleh masyarakat ini (Kampung Pemulung Koja).”

Selain itu, Syamsuddin Lologau selaku Wali Kota Jakarta Utara mengatakan terima kasih kepada Human Initiative yang telah membagikan bingkisan kebahagiaan untuk warganya dan mengajak seluruh masyarakat untuk tetap semangat menjalani ibadah puasa di bulan penuh berkah ini. “Alhamdulillah 2019 ini adalah tahun yang penuh rahmat dan berkah. Ayo kita sama-sama semangat menjalani ibadah bulan Ramadan.”

Di penghujung acara secara simbolis dilaksanakan penyaluran program paket lebaran dan acara diakhiri dengan dengan berbuka puasa bersama. Jumlah penerima manfaat yang memperoleh program ramadan dalam acara ini sebanyak 150 paket lebaran dan 150 untuk berbuka bersama. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan kebahagian serta menjadikan momen Ramadan ini sebagai bulan berbagi untuk mereka yang membutuhkan. Mari bersama, mewujudkan kebahagiaan untuk masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi dan web donasi kami di bukber.id atau call center 021-87780015.

Selengkapnya

Launching Tema Ramadan, Human Initiative Targetkan 115 ribu Penerima Manfaat

HI-NEWS, DEPOK – Setelah sukses dengan tema “BBY’’ Bahagia Bersama Yatim ditahun lalu dan memberi manfaat 82,754 jiwa. Kini 2019 Human Initiative melaunching tema ramadan bertajuk “Bukber” atau Bulan Kita Berbagi dan menargetkan 115 ribu penerima manfaat.

Berbagai acara diselenggarakan dalam acara Launching Tema Ramadan Human Initiative, ada pengukuhan pengurus Badan Dakwah Islam (BDI) dan peresmian Masjid Al-Istiqomah di Kantor Pusat Human Initiative. (11/04) insyaAllah ada beberapa program yang akan dilaksanakan di bulan Ramadan, Azi Abdul Aziz selaku Ketua Panitia Ramadan menjelaskan bahwa Human Initiative nantinya memiliki dua program utama dan dua program pendukung. “Dua program utama tersebut adalah berbagi buka puasa bersama dan berbagi bingkisan lebaran, sedangkan dua program pendukung terdiri dari Baju Baru Yatim dan Belanja Bareng Yatim,” ujarnya.

sambutan tema lebaran bukber

launching bukber id

Lanjutnya, Azi menambakan program tersebut menargetkan 115 ribu penerima manfaat yang berasal dari berbagai daerah. Jika dirinci, ada beberapa wilayah yang menjadi target diantaranya Jabodetabek, Aceh, Sumatera, Kalimantan hingga Papua. Sedangkan area yang masih dalam proses pemulihan pascabencana terdiri dari Lombok, Palu dan Banten. Adapun harga perpaket dari program buka puasa di Rp. 37.500,- berbagi bingkisan Rp. 370.000,- belanja bareng yatim dan dhuafa Rp. 375.000,- berbagi baju baru Rp. 212.000,-

Selain itu, pada kegiatan tersebut, Human Initiative juga meresmikan Masjid Al Istiqomah yang turut dihadiri Tomy Hendrajati selaku President Human Initiative dan seluruh pekerja dari Human Initiative. Tidak hanya memaparkan tentang program di bulan Ramadan serta peresmian masjid saja, Human Initiative juga mengumumkan Ketua BDI Human Initiative periode 2019 – 2021 yang diamanahkan kepada Ena Sabana.

pengesahan masjid al istiqomah

Human Initiative berharap, dari target 115 ribu penerima manfaat tersebut diharapkan dapat terpenuhi dan memberikan kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sehingga, di bulan yang penuh berkah nanti, kita akan dapat menikmati dan mensyukuri dari indahnya bulan kita berbagi. Mari bergabung bersama menjadi bagian #solusipeduli dengan mengunjungi web donasi kami di bukber.id dan call center 021-8778015.

pengesahan masjid al istiqomah 2

Selengkapnya

Kelompok Usaha RBS Siap Mendobrak Pasar Lewat Produksi Jus Sehat

HI-NEWS, BEKASI – Pada Selasa, 26 Maret 2019, Human Initiative bersama Danone Indonesia meresmikan Rumah Bunda Sehat di Bekasi. Selain meresmikan, kegiatan tersebut mengajak Bunda Duta Gizi (BDG) untuk turut menjadi Peer Educator untuk kesehatan khususnya gizi pada balita. Kegiatan ini pun berlanjut demenyelenggarakan kegiatan pelatihan keterampilan pembuatan jus buah dan sayur untuk kelompok usaha makan dan minum (Makmin) RBS pada Selasa, 2 April 2019 di Bekasi.

Pada pelaksanaannya, peserta diberikan beberapa tips membuat jus sehat dari mulai cara pemilihan buah dan sayur, cara pengolahan, dan penyajian jus yang baik dan benar. Wiwik sebagai salah satu anggota Makmin mengungkapkan baru mengetahui untuk membuat membuat jus yang sehat melalui program yang diselenggarakan oleh Human Initiative.

“Saya baru tau setelah belajar bareng Chef, ternyata ada cara sendiri untuk memilih dan mencampur buah dan sayur yang pas untuk dibuat jus itu seperti apa,” ujar Wiwik pada (2/4) di Bekasi.

Sementara itu, Saleha, seorang Chef dan salah satu pengajar dari AKPAR Pertiwi Jakarta turut berpartisipasi sebagai pengisi acara berharap agar para peserta optimis untuk mandiri sebagai entrepreneur melalui usaha produksi jus. “Semoga ilmu yang saya bagi ada faedahnya dan gak sia-sia. Kelompok usaha ini harus selalu berpikiran positif dan optimis bahwa untuk memulai usaha produksi jus ini akan maju. Pasti maju,” ujarnya.

Saat ini, pola hidup sehat semakin gencar dan tren. Tak heran banyak konsumen mencari makanan dan minuman yang sehat. Sehingga, hal itu menjadi daya tarik Kelompok Makmin RBS untuk belajar cara memproduksi jus sehat. Melalui kegiatan pelatihan keterampilan ini, diharapkan kedepannya semoga kelompok Makmin RBS mampu membuat dan memproduksi jus yang baik dan benar. Serta mereka mampu mendobrak pasar dengan usaha produk jus sehat.

Selengkapnya