Berita

PKPU Human Initiative Resmikan Sekolah Inisiatif Bersama Kampung Dongeng Indonesia di Lombok

LOMBOK – Gempa bumi yang terjadi di Lombok pada Minggu, 29 Juli 2018 telah mengakibatkan kerusakan di wilayah Lombok dan sekitarnya. Dampak kerusakan yang terjadi di Lombok salah satunya adalah rusaknya fasilitas pendidikan seperti gedung sekolah. Hal ini mengakibatkan terhambatnya kegiatan belajar mengajar para siswa dan staff pengajar. Oleh karena itu, PKPU Human Initiative berinisiatif untuk membangun Sekolah Inisiatif yang bertujuan untuk mengembalikan semangat belajar mengajar untuk anak-anak di Lombok.

Peresmian ‘Sekolah Inisiatif’ dari PKPU Human Initiative bekerja sama dengan Kampung Dongeng Indonesia di Madrasah Al-Ikhsan, Desa Malaka, Lombok Utara. Pada peresmian ini dihadiri oleh Perwakilan Founder Kampung Dongeng Indonesia, Bunda Cinta.

“Sebelum sekolah ini dibangun saya menangis sedih karena melihat kondisi bangunan, Adik-adik dan masyarakat sekitar kehilangan tempat tinggal dan sekolahnya. Namun, kini saya kembali nangis karena haru bahagia dapat meyaksikan kebahagiaan adik-adik dan masyarakat sekitar kembali terbangun sekolah ini,” kata Bunda Cinta selaku Perwakilan Founder Kampung Dongeng Indonesia pada Rabu, (5/12) di Desa Malaka, Lombok Utara.

Selain dihadiri oleh Bunda Cinta, kegiatan peresmian tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa Malaka, Pejabat dan Kepala Madrasah. Kepala Desa Malaka, Akmaludin Ichwan mengatakan rasa terima kasih atas bantuannya kepada semua pihak yang terlibat.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah banyak membantu desa kami dalam merealisasikan dan melanjutkan cita-cita mulia anak-anak desa kami yaitu kembali dapat membangun sekola. Impian besar kami ingin jadikan Desa Malaka ini menjadi Kampung Pare (English Course) serta menjadi destinasi wisata unggulan di Lombok,” ujar Akmaludin Ichwan selaku Kepala Desa Malaka,.

Setelah peresmian Sekolah Inisiatif di Madrasah Al-Ikhsan baik anak-anak, para guru bahkan masyarakat setempat tampak terharu bahagia dan bersyukur atas bantuan kemanusiaan dari PKPU Human Initiative. PKPU HI berharap melalui pembangunan gedung sekolah ini nantinya dapat membangkitkan semangat belajar bagi para siswa-siswi yang terkena dampak gempa bumi di Lombok.

Selengkapnya

PKPU Human Initiative Rayakan Milad ke 19 dengan tema ‘Semangat Kemanusiaan’

DEPOK – PKPU Human Initiative rayakan milad ke 19 pada Senin, 10 Desember 2018. Mengusung tema Semangat Kemanusiaan, PKPU Human Initiative berharap tahun ini menjadi lembaga kemanusiaan yang terus menebarkan semangat kemanusiaan ke berbagai pelosok negeri bahkan di tingkat Internasional.

President of PKPU Human Initiative, Agung Notowiguno, mengatakan, bertambahnya usia PKPU Human Initiative menjadi momentum yang tepat untuk semakin mengobarkan kekuatan hati dan semangat kemanusiaan.

“Kekuatan hati akan menumbuhkan semangat dan membangkitkan energi yang menyalakan cahaya inisiatif-inisiatif kebajikan manusia. Dan momentum bertambahnya bilangan usia, semestinya semakin mengobarkan kekuatan hati serta bilangan semangat kemanusiaan kita,” ujar Agung Notowiguno.

Acara yang berlangsung pada pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB ini dilaksanakan di Kantor Pusat PKPU HI, Cijago, Depok. Kegiatan milad ke 19 tahun ini dihadiri oleh jajaran direksi dan staff dari PKPU Human Initiative.

Seluruh direksi dan staff dari PKPU Human Initiative tampak bersemangat menyambut milad PKPU HI yang ke 19 tahun. Selain itu, kemeriahan milad PKPU HI melibatkan jajaran direksi yang tergabung dalam Yayasan Prima Inisiatif. PKPU HI berharap kegiatan milad tahun ini menjadi semangat yang baru untuk terus memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat luas.

Selengkapnya

PKPU Human Initiative Berikan Kado Untuk Pahlawan di Balikpapan

BALIKPAPAN –Menyambut milad ke 19 tahun, PKPU Human Initiative melakukan upaya apresiasi kepada para pahlawan melalui program Kado Untuk Pahlwan. Bentuk apresiasi tersebut diberikan PKPU Human Initiative yakni berupa pemberian paket sembako yang ditujukan kepada para pahlwan di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Program Kado Untuk Pahlawan adalah wujud rasa terima kasih PKPU HI kepada para pahlwan yang telah memberikan kontribusi dan dedikasinya untuk Indonesia. Ada 13 pahlwan yang memiliki latar belakang dan bidang profesi yang berbeda-beda. Casiyem salah seorang pahlawan yang telah memberikan kontribusi penuhnya dibidang kesehatan. Ia merupakan kader posyandu dan sudah 19 tahun mengabdi di posyandu Karang Joang, Balikpapan hingga saat ini.

“Saya bersyukur karena beruntung sudah mendapatkan penghargaan, perhatian dan apresiasi dari PKPU Human Initiative dengan mendapatkan satu paket sembako dan bermanfaat untuk saya,” ujar Casiyem pada Senin, (3/12) di Karang Joang, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sementara itu, Staff Pendayagunaan PKPU HI Kaltim, Ika Agustina mengatakan bahwa para penerima manfaat ini adalah pejuang yang sesungguhnya. Mereka berjuang di tengah keterbatasan kondisi yang sedang mereka alami. Semangat kemanusiaan yang dilakukan para pahlawan ini menjadi suatu bentuk perjuangan yang pantas untuk diapresiasi.

“Walaupun kondisi mereka seperti demikian tetapi tetap berjuang layaknya pahlawan untuk memenuhi kebutuhan diri, keluarganya hingga orang lain.” Kata Ika Agustina, Staff Pendayagunaan PKPU HI Kaltim.

Penerima manfaat lainnya adalah Mbah Matiar (77) salah seorang veteran pejuang pertempuran Kindau (1965) dan bagian dari Pejuang Seroja (1975-1976). Ia mengaku senang karena mendapatkan apresiasi dari PKPU HI dan berharap agar PKPU HI tetap menjadi lembaga kemanusiaan yang terus maju dan melangkah ke depan. Hal serupa diharapakan oleh PKPU HI kepada para pahlawan agar semangat kemanusiaan dari para pahlawan ini akan terus berlanjut dan menginspirasi para pahlawan lainnya.

Selengkapnya

Aksi Tanggap Darurat PKPU Human Initiative Pada Pencarian Korban Lion Air JT 610

KARAWANG – Sejak jatuhnya pesawat Lion Air penerbangan JT-610 pada Senin, 29 Oktober 2018. PKPU Human Initiative (HI) secara cepat melakukan aksi tanggap darurat atas kejadian hal tersebut. Pesawat yang melayani rute Jakarta menuju Pangkalpinang jatuh di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

Pada hari pertama, PKPU HI mengirim sekitar 5 orang yang terlibat langsung dalam proses evakuasi korban. Subur Rojinawi perwakilan dari tim Emergency Response & Recovery PKPU HI mengatakan bahwa timnya sudah berada di lokasi sejak hari pertama. Ia mengumpulkan banyak data dan informasi terkait kecelakaan tersebut. Subur juga menyiapkan APD, menghubungi relawan, mendirikan dapur air bersih dan bergabung dengan basarnas.

“Pada tanggal 29 Oktober hari senin jam 9 pagi saya dapat kabar atau ajakan dari potensi SAR dan Basarnas atau Kansar DKI meminta saya untuk bergabung serta terlibat dalam pencarian pesawat Lion Air JT 610,” kata Subur pada Senin (5/11) melalui whatsapp.

Data terakhir dikutip dari laman basarnas.go.id pada Minggu, (4/11) bahwa ada 138 jenazah yang telah dievakuasi oleh tim Basarnas gabungan. Jumlah total orang yang berada di dalam pesawat sebanyak 189 orang. Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto selaku Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas saat konferensi pers mengatakan bahwa ia dan timnya akan tetap bersemangat dan optimis untuk menemukan korban lainnya.

“Tim SAR yang terlibat dalam operasi ini, baik dari Basarnas, TNI-Polri, Kementerian Perhubungan, Bakamla, BPPT, KNKT, KKP, Bea Cukai, Pertamina, dan seluruh Potensi SAR yang ada, masih tetap bersemangat, tetap optimis dapat menemukan korban lainnya,”ujar Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pada Minggu, (4/11) yang dikutip dari laman resmi Basarnas.

 

Sampai saat ini proses pencarian korban masih terus dilanjutkan. Operasi SAR ini akan diperpanjang selama tiga hari ke depan. Sebelumnya, data menyebutkan ada 189 orang yang berada di pesawat Lion Air JT 610. Jumlah korban kecelakaan pesawat terus bertambah setiap harinya. Data informasi terbaru dari website resmi Lion Air yakni lionair.co.id bahwa jumlah jenazah bertambah lagi sekitar 33 jenazah. Sehingga, total keseluruhan jenazah yang ditemukan oleh tim SAR gabungan sebanyak 138 jenazah. Terdapat posko tim SAR gabungan yaitu Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Posko ini melayani berbagai kebutuhan informasi dan pencarian korban kecelakaan pesawat JT 610.

Selengkapnya

PKPU Human Initiative Hadiri Joint Learning Initiative on Faith & Local Communities di Birmingham, UK

BIRMINGHAM – Joint Learning Initiative on Faith & Local Communities (JLIFLC) adalah kerjasama internasional tentang peran dan kontribusi lembaga kemanusiaan terhadap kesehatan masyarakat lokal setempat. Dikutip dari laman jliflc.com bahwa JLIFLC juga berusaha untuk menyejahterakan serta mengentaskan kemiskinan di masyarakat. Tahun ini JLIFLC berlangsung pada 25 – 26 Oktober 2018 di Kedutaan Besar Republik Indonesia, Birmingham, UK.

Pada kesempatan ini, Tomy Hendrajati selaku Direktur Program PKPU Human Initiative dan Ketua Dewan Pengurus Humanitarian Forum Indonesia (HFI) mengatakan bahwa masyarakat Indonesia memiliki latar belakang keagamaan yang kuat. Selain itu, tokoh agama di Indonesia memiliki peran yang strategis di lingkungan masyarakat. Kedua hal ini menjadi penting jika dikelola dengan baik dalam suatu kegiataan kemanusiaan.

“Masyarakat Indonesia memiliki akar agama yang kuat. Sedangkan tokoh agamanya juga memiliki peran yang sangat strategis di masyarakat. Modal sosial dan peran strategis ini memiliki peluang untuk dikelola lebih baik dalam kegiatan kemanusiaan baik yang berupa aktivitas pra bencana maupun pasca bencana,” ujar Tomy Hendrajati pada Sabtu (3/11) di Jakarta melalui whatsapp.

 

Agenda yang bertemakan “Humanitarian Overview Global -National Context” ini membahas tentang pencarian format paling efektif dalam membangun kerjasama. Tujuannya agar terjadi sinergi antar lembaga kemanusiaan berbasis agama dan tokoh agama. Tidak hanya itu saja, sinergi ini juga melibatkan berbagai institusi yang memiliki kontribusi paling awal dan paling strategis di lapangan. Tomy mengatakan agenda tersebut nantinya akan mendorong peran tokoh agama dan lembaga berbasis keagamaan agar lebih aktif lagi dalam hal bantuan dan pendidikan kebencanaan. Ia juga menuturkan bahwa langkah selanjutnya adalah proses peningkatan kapasitas (capacity building) dan program bersifat pengembangan (development).

“Tindakan lanjutannya adalah capacity building untuk penguatan kapasitas teknis dan konten untuk jejaring, membuat riset dan program-program bersifat development,” tuturnya.

 

Agenda ini juga dihadiri oleh sekitar 50 peserta dan sekitar 40 lembaga kemanusiaan dunia. Negara-negara yang terdaftar dalam UNICEF juga turut hadir dalam agenda tersebut. Setiap negara dapat berkontribusi dalam hal pendistribusian bantuan dan percepatan pemulihan para penyintas. Bukan hanya itu saja, tiap negara juga dapat berkontribusi dalam hal pencegahan konflik seperti kekurangan nutrisi pada balita dan anak-anak. Jika hal ini dapat diwujudkan, maka akan menjadi contoh lembaga kemanusiaan terbaik di tingkat global.

Selengkapnya

Peran Aktif PKPU Human Intiative Pada Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional di Medan

MEDAN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menggelar peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional. Acara Ini berlangsung di Kota Medan pada 19 sampai 26 Oktober 2018. Dikutip dari laman bnpb.go.id, kegiatan PRB tahun ini memiliki tema besar. Tema tersebut berjudul Sustainable Resilience For Sustainable Development: Kemitraan Pemerintah, Masyarakat, dan Lembaga Usaha Untuk Membangun Ketangguhan (Coherency For Resilience Through People Public Private Partnership).

Adapun tujuan khusus pada acara PRB tahun ini salah satunya adalah mengembangkan kemitraan antara pemerintah dengan lembaga usaha dan kemanusiaan. Bukan hanya itu saja, pengembangan kemitraan juga melibatkan pemda setempat dengan upaya untuk membangun kesinambungan yang berbasis PRB. Oleh karena itu, PKPU Human Initiative turut menjadi bagian dari tujuan khusus tersebut.

Salah satu upaya untuk mewujudkan peran aktif PKPU Human Initiative yakni dengan cara menjadi peserta pameran PRB Nasional. PKPU HI mendirikan stand yang mengajak masyarakat untuk dapat mengenal lebih jauh tentang bagaimana tanggap bantuan bencana. Stand dengan nomor 85 ini sudah dibuka dari tanggal 21 sampai 24 Oktober 2018 di Gedung Serba Guna Pemprov Sumatera Utara.

“PKPU HI berperan aktif sebagai peserta pameran PRB Nasional. Stand kami nomor 85 dan sudah ada sejak 21 sampai 24 oktober 2018.” ujar Mardi Sahendra selaku Kacab Sumut pada Rabu, (24/10) melalui komunikasi whatsapp.

Rangkaian acara pameran kebencanaan juga mendapatkan respon baik dari partisipan yang datang ke stand PKPU HI. PKPU Human Initiative berusaha untuk memberikan informasi secara lengkap mengenai kebencanaan kepada masyarakat luas. Informasi tersebut terkait dengan alat-alat rescue atau Alat Pelindung Diri (APD). Selain itu, PKPU HI juga mengajak partisipan untuk bergabung dalam permainan dan turut menyaksikan dokumentasi aksi emergency rescue melalui tampilan foto dan video.

“PKPU HI memperkenalkan alat-alat rescue/APD, games, dokumentasi aksi emergency rescue lewat foto dan video. Serta edukasi tentang PRB,” tutur Mardi.

Mardi juga menjelaskan bahwa partisipan yang ikut dalam permainan di stand PKPU HI begitu antuasias. Ada berbagai rangkaian acara yang terselenggara selama seminggu ini. Pada tanggal 19 – 21 Oktober 2018 adalah acara Jambore Nasional Penanggulangan Bencana. Acara ini dibuka dengan tarian khas daerah Sumatera Barat untuk menyambut tamu undangan. Kemudian, acara selanjutnya adalah sambutan dari Ir. Harmensyah, Dipl, S.E., M.M. selaku Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB pada Minggu (21/10) di Medan. Pembukaan hari itu pun ditutup dengan do’a dan para tamu mengelilingi pameran.

Setelah melalui sejumlah rangkaian kegiatan pameran PRB Nasional. Mardi berharap agar masyarakat semakin menyadari akan pentingnya ilmu tentang kebencanaan. Selain itu juga, Mardi mengajak agar masyakarat selalu mewaspadai kondisi dan keadaan sekitar.

Puncak bulan PRB Nasional pun dilaksanakan pada kemarin (24/10/2018) di Santika Premiere Dyandra Hotel dan Convention, Kota Medan. Ada sekitar 3000 peserta yang terdiri dari pemerintah Republik Indonesia, pemerintah daerah setempat, BNPB. Selain itu juga LSM nasional maupun internasional, akademisi dan lainnya yang turut dalam memeriahkan acara tersebut.

Selengkapnya

Hunian Sementara untuk Warga Donggala Mulai Dibangun

DONGGALA – Salah satu yang sangat perlu diperhatikan dalam bantuan kemanusiaan adalah kearifan lokal. Kearifan lokal bertemu dengan semangat untuk bangkit akan mempercepat proses recovery.

Pengalaman diberbagai lokasi bencana menguatkan hal ini, saat rumah senyum di Lombok di bangun, menggunakan atap anyaman daun, dan kearifan ini bertemu dengan tekhnologi tepat guna hasil racikan tim. Sehingga dalam waktu singkat lebih dari 500 rumah senyum saat ini sudah terbangun di Lombok.

Setelah proses rembug warga dan mempertemukan kearifan lokal yang ada didaerah Donggala, rumah senyum akan mulai dibangun. Berpacu cepat dengan hujan yang sudah mulai turun, rintik lebatnya menimpa terpal terpal pengungsian di Donggala dan palu.

Hari ini, Minggu (14/10/18), warga telah menerima sosialisasi pembangunan contoh huntara dari tim Rescue PKPU HI. Malam ini pun, walau dengan penerangan seadanya, masyarakat bersemangat memulai pembangunan.

Proses pembangunan langsung melibatkan warga, khususnya di Desa Loli Tasiburi Kab. Donggala. Teknik membangun hunian ini dilakukan dengan memanfaatkan kearifan lokal, salah satunya menggunakan karet ban dalam sebagai pengganti kawat atau tali karena masyarakat yang sebagian besar nelayan sudah terbiasa dengan bahan tersebut. Sementara itu, ketersediaan kayu sisa bangunan sebelumnya juga dimanfaatkan sebagai bahan material.

Warga Donggala siap bangkit. Prioritas utama bukanlah mengumpulkan bahan pembangunan, tetapi mengumpulkan warga untuk membangun semangat bersama.

Mari dukung kami untuk terus bantu Palu, Donggala, dan sekitarnya. Hadirkan secercah kebahagiaan untuk mereka, cukup dengan Klik Disini

 

Selengkapnya

Kontribusi Kompepar Binaan PKPU HI Jabar: Program Ecodev AQUA Subang dalam Ruwatan Bumi Kampung Adat Banceuy

BANDUNG – Banyaknya perkembangan hingga perubahan yang terjadi di suatu lingkungan, sehingga masyarakat saat ini lupa akan tradisi/adat yang biasa dilakukan. Namun hal ini berbeda dengan masyarakat Dusun Banceuy, Desa Sanca Kecamatan Ciater Kabupaten Subang yang tetap melestariakan tradisi terdahulu. Eksistensi Kampung Adat Banceuy oleh masyarakat luar lebih terpaku pada upacara Ruwatan Bumi.

Tema yang diangkat tahun ini ialah ” Ngaruwat Pikeun Mieling Ka Gusti Jaga Lembur Katut Leuweungna Ku Cara Ngamumule Adat Budaya Buhun”. Upacara ini dilakukan setiap tahunnya, dua minggu setelah Idul Adha, tahun ini dilaksanakan pada tanggal 4-5 September 2018. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, Ruwatan Bumi atau Ngaruwat Bumi ini bertujuan untuk memberikan rasa syukur, tolak bala untuk keselamatan dan ketentraman masyarakat Kampung Adat Banceuy.

Dalam upacara ini, terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan, seperti; Meuncit Munding, Ngalawar, Pertunjukan Seni Gembyung, Celempung, Numbal, Ngarak Dewi Sri dan lainnya. Biasanya ngawurat bumi ini ditutup dengan pertunjukan Wayang Golek.

  

Kelompok Penggerak Wisata (Kompepar) Kampung Adat Banceuy terbentuk di bulan Agustus. Terdiri dari beberapa tokoh masyarakat beserta pemuda Dusun Banceuy dengan jumlah 30 tercatat sebagai pengurus Kompepar. Kelompok ini akan menjadi garda terdepan dalam pengembangan dan pelestarian kekayaan budaya, kesenian dan alam Dusun Banceuy sebagai sumber pariwisata.

Kompepar binaan PKPU HI Jabar dalam program Ecodev Aqua Subang ini, memanfaatkan momentum Ruwatan Bumi sebagai tugas awal sesuai dengan tujuan organisasi dalam pengembangan budaya. Untuk meningkatkan eksistensi Kompepar, banyak dukungan yang diberikan oleh beberapa elemen yang hadir dalam acara tersebut.