Berita

PKPU HI Kirim Bantuan Bencana Palu Melalui Posko Koarmada I

JAKARTA — Lembaga Kemanusiaan PKPU Human Initiative (PKPU HI) mendatangi Posko Bencana Koarmada I. Kunjungan dalam rangka untuk membantu dan memulihkan dampak dari gempa bumi dan tsunami yang telah terjadi di Palu Sulawesi Tengah.

Seperti dalam siaran persnya, Kamis (4/10), kedatangan PKPU HI di Posko Bencana Koarmada I dengan membawa sejumlah barang berupa satu unit kendaraan double cabin, sebuah alat pengangkat beton, dua buah tenda dan 20 buah kantong mayat. Kendaraan dan barang-barang tersebut selanjutnya akan dikirim ke Palu Sulawesi Tengah dengan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Cirebon

Bantuan kendaraan dan barang lainya diserahkan oleh Sukismo selaku Manager Aliansi Strategis PKPU HI dan diterima langsung oleh Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M.

Sebelumnya PKPU HI juga telah menerjunkan Tim Rescue. Sejak awal gempa melanda, PKPU terus membantu salah satunya melakukan evakuasi korban bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Koordinator Tim Rescue PKPU HI Indra Budi Legowo menyatakan, operasi SAR tidak mudah karena terkendala listrik padam, minimnya fasilitas alat berat, hingga terputusnya akses menuju lokasi.

“Di tengah berbagai kendala dan akses yang sulit, kami terus berupaya membantu evakuasi korban. Korban tewas akibat tertimpa bangunan dan diterjang tsunami kemungkinan akan terus bertambah,” terang Indra.

Galeri Aksi Kami, Lihat Disini

Bantu Warga Terdampak, Klik Disini

Selengkapnya

Warga Terdampak Gempa Tsunami Palu & Donggala Masih Butuh Banyak Logistik

PALU – Bertempat di camp pengungsian Talise Palu, pada Rabu (4/10), PKPU Human Initiative distribusikan logistik dan Hygine kits. Logistik berupa bahan pokok makanan ditambah dengan alat kebersihan diri tersebut sedikitnya memberi manfaat kepada 150 KK yang berada di camp pengungsian.

“Memang pada masa tanggap darurat, kebutuhan makanan sangat tinggi. Terlebih bagi para pengungsi yang kehilangan tempat tinggalnya,” terang salah satu Tim Rescue PKPU HI, Indra Budi Legowo.

Sebelumnya, PKPU Human Initiative juga telah mendistribusikan kebutuhan makanan (Food Item) sebanyak 142 paket di RT 5 dan RT 6 Dusun Kabongan Kecil, Kec. Banawa, Kab. Donggala.

Dengan mempertimbangkan kondisi yang belum sepenuhnya kondusuf, dalam penyaluran bantuan ini, PKPU Human Initiative bekerjasama dengan pemerintah setempat, sehingga logistik dapat didistribusikan dengan baik.

“Kami dikawal oleh polisi yang bertugas setiap siang dan malam. Kami juga menggunakan truck pengangkut sehingga aman dari penjarahan,” ungkap Indra.

Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, Gempa bersambut Tsunami yang menerjang Donggala-Palu dan sekitarnya telah melumpuhkan perekonomian masyarakat setempat. Data statistic BNPB per 4/10 menyatakan bahwa telah jatuh korban 1.558 MD, 2.548 Luka dan 70.821 mengungsi. Dengan kondisi yang cukup parah ini, kebutuhan logistik akan sangat diperlukan dan terus dikirimkan seiring program respon tanggap darurat berjalan.

Galeri Aksi Kami, Lihat Disini

Bantu Warga Terdampak, Klik Disini

Selengkapnya

PKPU Human Initiative Team Starts Need Assessment in Palu

PALU – While response carry out in Donggala, several teams move to Palu to start assessment. Assessment was conducted to get the urgent needed datas in IDP’s Camp around affected area in Palu.

“We are currently conducting assessments to know the most urgent needs, at the same time, evacuation was still runnning,” explained PKPU HI Rescue Team Coordinator, Kaimuddin (5/10).

According to Kaimuddin, PKPU are going to establish “Water Service” (providing water and food for vulnerable people), considering water and food still needed for affected people.

Meanwhile, Medical services and Food Distribution was still running in IDP’s Camp near to PKPU Human Initiative Post in Donggala.

PKPU Human Initiative was determine a main post in Donggala, is on Jl. Donggala Palu No. 40, RT6 / 3, Kel. Kabonga Kecil, Kec. Banawa, Kab. Donggala. The post also to accommodating logistic assistance, and the data information center for our activities, and internal coordinating.

Selengkapnya

Tim Rescue PKPU Human Initiative Mulai Lakukan Assessment di Palu

PALU – Sementara program tanggap bencana terus dilakukan di wilayah kabupaten Donggala, beberapa Tim Rescue PKPU Human Initiative lainnya mulai bergerak masuk ke wilayah Palu.

“Sambil menyisir korban jiwa, saat ini kami terus melakukan assessment khususnya terkait kebutuhan logistik yang mendesak,” terang Koordinator Tim Rescue PKPU HI, Kaimudin (5/10).

Menurut Kai, rencananya PKPU Human Initaitive juga akan mendirikan Pos Dapur Air, mengingat kebutuhan dasar minuman maupun makanan cepat saji sangat dibutuhkan saat ini.

PKPU Human Initiative juga sedang melakukan assessment untuk menentukan lokasi yang tepat dan strategis membangun Posko Induk Bantuan di Palu.

“Selain menampung bantuan logistik, Posko Induk ini juga nantinya akan menjadi pusat data dan informasi di Palu. Tempat melakukan kajian dan koordinasi aksi dengan berbagai pihak,” tutup Kai.

Sementara ini, Posko Induk pertama PKPU HI berada di Jl. Palu Donggala No. 40, RT6/3 Kel. Kabinga Kecil, Kec. Banawa, Kab. Donggala.

Selengkapnya

PKPU Human Initiative Deploy Medical Team to Donggala

Donggala – Along with Government, PKPU and local volunteers continues to support affected communities.

“After PKPU HI response team arrived in Donggala, we deploy a medical team from Makassar as well,” explained PKPU’s HI Rescue Team Coordinator, Indra Budi Legowo.

Since October 2, 2018, PKPU Human Initiative has provided medical services with 12 personnel for the community affected around PKPU Human Initiative Post, Jl. Eboni No. 8, Kel. Kabunga Kecil, Kec. Banawa, Donggala.

In addition,PKPU Human Initiative als provide medical service in Loli Londo Village, Kabonga Kecil, Banawa District, Donggala yesterday (03/10/2018).

The number of beneficiaries increased from 40 people to 79 people. The illness were complained consist of fever, itchies, ulcers, and other minor injuries.

“Furthermore, the action plan that will be carried out consists of the distribution of food items, hygiene kit and medical services,” added Indra.

Meanwhile, providing of basic needs still obtained from the nearest area, so the need of community can be fulfilled immediately.
Indonesian Government has stated that they welcome offers of international assistance, by emphasizing on kinds of assistance including Air Transportation, Tents, water treatment, generators.

Gallery PKPU Human Initiative Response, Click Here

Selengkapnya

PKPU Human Initiative Kirim Tim Medis untuk Warga Terdampak Gempa Donggala

Donggala – PKPU Human Initiative bersama pemerintah dan relawan lokal terus berupaya membantu masyarakat terdampak.

“Setelah tim respon pertama diberangkatkan pasca gempa Jum’at kemarin, kami juga telah mengirim tim medis dari Makassar,” terang Koordinator Tim Rescue PKPU HI, Indra Budi Legowo.

Sejak tanggal 2 Oktober 2018, PKPU Human Initiative telah memberikan layanan kesehatan dengan 12 tenaga medis untuk masyarakat terdampak di Pos Induk PKPU Human Initiative, Jl. Eboni No 8, Kel. Kabunga Kecil, Kec. Banawa, Donggala.

Selain di posko induk PKPU Human Initiative di Donggala di Jl. Eboni No. 8, pelayanan kesehatan juga diberikan di Desa Loli Londo, Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Donggala kemarin (03/10/2018).

Jumlah penerima manfaat bertambah dari 40 jiwa menjadi 79 jiwa. Penyakit yang dikeluhkan masih berkisar pada penyakit demam, gatal-gatal, maag, dan luka ringan pada tubuh.

“Selanjutnya rencana aksi yang akan dilakukan terdiri dari distribusi food item, hygiene kit dan layanan kesehatan,” tutup Indra.

Sementara, penyediaan barang-barang kebutuhan dasar juga masih terus diupayakan dengan lokasi paling dekat, sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

 

Selengkapnya

Evakuasi Hari Kedua Dilakukan, Ini yang Dibutuhkan Warga Terdampak

Donggala – Duka mendalam pasca gempabumi dan tsunami Palu dan Donggala pada Jumat lalu (28/09/2018) terasa hingga seluruh pelosok negeri.

Tim Rescue PKPU HI, bersama tim dari BPBD Donggala dan Kemensos, terus melakukan pencarian warga terdampak di bibir pantai kelurahan Labuhan Bajo Donggala.

“Kami terus melakukan evakuasi. Sekitar 832 orang meninggal dan 16.732 orang mengungsi ke tempat yang lebih aman,” terang Indra, Koordinator Tim Rescue PKPU Human Initiative dalam laporannya. Temuan jenazah tersebut akan terus bertambah.

Indra melaporkan, sejauh ini aksi yang telah PKPU Human Initiative selain evakuasi korban juga mengirimkan tim medis, membangun Pos Charge Daya Baterai dan mendirikan Pos Induk Bencana.

“Posko kami berada di Jl. Palu Donggala No. 40, RT 6 / RW 3, Kel. Kabonga Kecil, Kec. Banawa, Kb. Donggala. Sebagai tempat koordinasi bantuan,” terang Indra.

Kebutuhan mendesak yang dibutuhkan saat ini diantaranya obat-obatan, makanan cepat saji, air bersih, alat penerangan, genset booster, bahan bakar, tenda/terpal, dan kantong jenazah. Perlu dibangun juga Dapur Umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi.

Dukung kami upayakan #solusipeduli untuk warga terdampak Gempa & Tsunami Sulawesi Tengah, dengan Klik Disini

Selengkapnya

The Electricity Cut Off, PKPU Human Initiative Provide Postal Charging

Donggala – An earthquake of magnitude 7.4 hit Donggala Regency, Central Sulawesi, Friday (09/28/2018) had an impact on the loss of electricity. The Head of the Data and Information BNPB, Sutopo said that a series of earthquakes allegedly had been cut off from the electricity network.

“The power outages and pitch darkness in Palu and Donggala. Aftershocks are still continuing,” Sutopo added.

The coordinator of the PKPU Human Initiative, Indra Budi Legowo, who since Friday had succeeded in the location, also pulses the same thing. In addition to the aftershocks, the electricity network was still broken. Residents cannot do anything, especially in evacuating victims.

“We took the initiative to provide postal charging the battery to charge the communication device, so that the people affected can contact family or outsiders. It also helps lighting at night,” said Indra.

Since emergency response status, PKPU HI responded quickly to this incident by dispatching a response and assessment team of 7 people from Makassar by landline, the team arrived in Donggala on Saturday afternoon. Along with the Ministry of Social Affairs, BNPB, and local volunteer, the PKPU Human Initiative team took apart to help evacuate the victims.

“Various collaborations with the TNI, BNPB, PT. Pelni explored to prepare accessibility for earthquake affected areas, ” Said Indra.

Let’s, Support us to strive #solusipeduli for the affected people by catastrophic Sulawesi earthquake and tsunami, by clicking here

Situation Report

Selengkapnya

Ditengah Akses yang Sulit, Tim Rescue PKPU Human Initiative terus Bantu Evakuasi Korban

Donggala – Korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah bertambah jadi 832 Orang.

Informasi terbaru tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho Minggu (30/09/2018) siang.

Tim Rescue PKPU Human Initiative yang telah berada dilokasi sejak awal peringatan bencana, terus membantu melakukan evakuasi korban bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Koordinator Tim Rescue PKPU Human Initiative, Indra Budi Legowo mengungkapkan, operasi SAR tidak mudah karena terkendala listrik padam, minimnya fasilitas alat berat, hingga terputusnya akses menuju lokasi.

“Ditengah berbagai kendala dan akses yang sulit, kami terus berupaya membantu evakuasi korban. Korban tewas akibat tertimpa bangunan dan diterjang tsunami kemungkinan akan terus bertambah,” terang Indra.

Kebutuhan mendesak lainnya yang diperlukan meliputi air bersih, tenaga medis, bahan makanan, alat penerangan, kain kafan, tenda, rumah sakit lapangan, dan lain-lain. Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 dan tsunami telah melumpuhkan Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018).

Dukung kami upayakan #solusipeduli untuk warga terdampak Gempa & Tsunami Sulawesi Tengah, dengan Klik Disini

Selengkapnya

Warga Butuh Hubungi Keluarga, PKPU Human Initiative Sediakan Charge Portable Saat Sumber Listrik Padam Total

Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) telah berdampak pada terputusnya aliran listrik. Sebagaimana keterangan Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo bahwa rangkaian gempa mengakibatkan jaringan listrik terputus.

“Kondisi listrik padam juga menyebabkan gelap gulita di Palu dan Donggala. Gempa susulan masih terus berlangsung,” tambah Sutopo.

Tim Rescue PKPU Human Initiative telah tiba di Donggala sejak Sabtu (29/09/2018) pukul 19.00 WITA. Setiba di lokasi tim Rescue sempat melakukan wawancara singkat dengan penyintas tentang kondisi terkini Donggala pasca gempa. Pasokan listrik PLN terputus sejak Jumat lalu.

Koordinator Tim Evakuasi PKPU Human Initiative, Indra Budi Legowo, yang sejak Sabtu (29/9) pukul 19.00 WITA telah berada dilokasi, pun mengungkapkan hal yang sama hasil wawancara singkat dengan para penyitas. Selain adanya gempa susulan, jaringan listrik masih putus sehingga warga tidak bisa berbuat banyak, terutama dalam mengevakuasi korban. Pasokan listrik PLN terputus sejak Jumat lalu.

“Kami berinisiatif menyediakan pos pengecasan baterai untuk men-charge perangkat komunikasi, agar warga terdampak dapat menghubungi keluarga atau pihak luar. Selain juga membantu penerangan saat malam hari,” ungkap Indra.

Sejak munculnya peringatan bencana, PKPU Human Initiative merespon cepat kejadian ini dengan mengirimkan tim respon dan assessment sebanyak 7 orang dari Makassar melalui jalur darat, tim tiba di Donggala pada sabtu sore hari. Bersama kementrian sosial, BNPB, tim PKPU Human Initiative ikut terjun langsung untuk membantu evakuasi parakorban.

“Berbagai kemungkinan kolaborasi dengan pemerintah baik TNI, BNPB, PT. Pelni dijajaki untuk mempersiapkan kemungkinan kemudahan akses untuk menjangkau wilayah terdampak gempa,” tutup Indra.

Dukung kami upayakan #solusipeduli untuk warga terdampak Gempa & Tsunami Sulawesi Tengah, dengan Klik Disini

Selengkapnya

Sulteng Diguncang Gempa dan Tsunami, PKPU Human Inititive Telah Berangkatkan Tim Rescue

Makassar – Setelah terbitnya peringatan gempa bumi, malam ini (28/9) PKPU Human Initiative Cabang Sulawesi Selatan segera terjunkan Tim Rescue, bertolak dari kantor Makassar menuju Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Kepala Cabang PKPU Human Initiative Sulawesi Selatan, Indra Budi Legowo, memimpin langsung 6 orang tim rescue yang terdiri atas tim evakuasi dan kaji cepat.

“Respon awal yang akan kami lakukan adalah membantu proses evakuasi serta melakukan assessment untuk memperoleh data informasi yang lebih lengkap dan akurat,” terang Indra dalam laporannya.

Seperti diketahui, sebagaimana keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Puro Nugroho, telah terjadi Gempa bumi dengan kekuatan magnitude 7,7 yang kemudian dimutakhirkan oleh BMKG menjadi magnitudo 7,4 telah mengguncang wilayah Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah hari ini, Jumat 28 September 2018 pada pukul 18.02 WITA. Sumber gempa berasal dari Sesar Palu Karo.

Dampak dari gempa tersebut dirasa sangat keras. Berdasarkan analisis, guncangan gempa di sekitar Kota Palu hingga ke utara di wilayah Kabupaten Donggala dengan intensitas gempa VI-VII MMI (keras hingga sangat keras). Beberapa wilayah di Donggala meliputi daerah Parigi, Kasimbar, Tobolf, Toribulu, Dongkalang, Sabang, dan Tinombo memiliki intensitas gempa VI-VII MMI. Diperkirakan di daerah ini banyak mengalami kerusakan.

“Laporan sementara banyak bangunan roboh akibat gempa dengan magnitude 7,7. Masyarakat panik dan berhamburan keluar ruamah. Saat peringatan dini tsunami diaktivasi, masyarakat merespon dengan mengungsi ke empat yang lebih aman. Hingga saat ini pendataan masih dilakukan. Gempa susulan terus berlangsung dengan kekuatan yang lebih kecil,” terang Sutopo dalam laporan tertulisnya.

Pada mulanya, BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami pada 28/9/2018 pukul 17.07 WIB. Meskipun setelah dilakukan pemantauan selama sekitar 30 menit tidak terdapat perubahan tinggi muka air laut. Maka pada 28/9/2018 pukul 17.39 WIB, BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami berakhir. Dengan demikian tsunami tidak terjadi. Kondisi aman dan masyarakat dapat kembali ke tempatnya.

Sampai saat ini, Tim Rescue PKPU Human Inititive terus berkoordinasi dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun relawan lokal untuk melakukan evakuasi dan terus bersiap siaga terhadap kemungkinan gempa susulan.

Dukung kami upayakan #solusipeduli untuk warga terdampak Gempa & Tsunami Sulawesi Tengah, dengan Klik Disini

Selengkapnya