Berita

Bencana Banjir dan Longsor di Bantul, Human Initiative Intensifkan Pencarian dan Evakuasi Terdampak

HI NEWS, DIY – Banjir dan longsor melanda wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akibat luapan air sungai dan intensitas hujan yang tinggi. Pada Minggu, 17 Maret 2019 malam. BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan Kabupaten Bantul menjadi wilayah terparah yang dilanda banjir.

“Wilayah (DIY) terdampak (bencana alam) paling banyak terdapat di Kabupaten Bantul. Meliputi 14 kecamatan, 35 desa di Kabupaten Bantul terdampak banjir,” jelas Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, dalam siaran resminya pada Senin (18/3).

Sementara itu, sampai saat ini menurut data terakhir dari BPBD DIY pada Senin (18/3) pukul 00.00 WIB bahwa ada 5.046 warga DIY yang mengalami dampak banjir dan longsor. Ada 4.427 di antaranya adalah warga Bantul. Tidak hanya itu saja, terdapat 23 titik pos evakuasi yang menjadi tujuan warga, 17 di antaranya terdapat di Kabupaten Bantul.

Human Initiative sejak Minggu (17/3) malam sudah menerjunkan Tim Rescue untuk melakukan inisiatif tanggap darurat bencana di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor. Kepala Bidang Pendayagunaan Human Initiative DIY, Agus Triyono mengatakan tim rescue dari Human Initiative sudah tiba di lokasi bencana sejak kemarin malam dan membuka akses jalan bersama relawan lainnya.

“Semalam tim bersama relawan lainnya membuka akses jalan yang menghubungkan salah satu dusun yang terisolir karena banjir. Saat ini akses jalan sudah bisa dilalui,” ujar Kepala Bidang Pendayagunaan Human Initiative DIY, Agus Triyono, pada Senin (18/3).

Agus menambahkan kini tim Emres di bagi menjadi dua bagian yakni di bagian operation yang bertugas untuk mengevakuasi penyintas di lapangan. Selain itu ada juga tim bagian assessment yang bertugas untuk mendata kebutuhan para penyintas. Human Initiative mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu warga terdampak banjir dan longosr di wilayah DIY dengan menyalurkan donasi melalui website solusipeduli.org. Adapun kebutuhan mendesak yang dibutuhkan para penyintas adalah makanan siap saji dan hygiene kit.

Selengkapnya

Human Initiative Membangun Kampung Nelayan Berdaya di Pandeglang

HI-NEWS, PANDEGLANG – Pascabencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu 22 Desember 2018, Human Initiative terus menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak di Banten dan sekitarnya. Salah satu bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh Human Initiative adalah membangun Kampung Nelayan Berdaya di Kampung Karang Meungpeuk, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Pandeglang.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Human Initiative untuk memenuhi kebutuhan para penyintas dan masyarakat agar dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. Pada peresmian Kampung Nelayan Berdaya ini dihadiri oleh President Human Initiative yakni Tomy Hendrajati, pejabat desa, tokoh masyarakat dan warga setempat.

Tomy Hendrajati mengatakan siap mendukung masyarakat terdampak dengan memenuhi kebutuhan para penyintas. “Tsunami 22 desember lalu adalah bentuk kasih sayang Allah kepada kita semua terutama kami dan mitra human initiative lainnya untuk bisa berbagi untuk saudara-saudara kami yang terdampak bencana. Kami siap mendukung tidak hanya dalam program tanggap darurat yang lalu, tapi sampai saat ini kami berkomitmen mendampingi masyarakat untuk memulihkan kondisi mereka.,” kata Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati.

Sebelumnya,menurut data Human Initiative di Kampung Karang Meungpeuk, Pandeglang ada 11 warga setempat yang meninggal dunia, 26 perahu rusak ringan hingga berat, dan puluhan rumah rusak serta berbagai kerusakan lainnya di infrastruktur daerah. Arsikum selaku Ketua RT Karang Meungpeuk mengucapkan terima kasih kepada Para Donatur, kepada Human Initiative karena sudah membantu sejak awal bencana sampai saat ini.

“Kami warga Karang Meungpeuk berterima kasih kepada Human Initiative dan mitra yang sejak awal bencana sampai sekarang (telah) mendampingi kami. Selain bantuan logistik, Alhamdulillah masyarakat kami juga mendapatkan 26 bantuan perahu bagi perahu-perahu yang rusak. Bantuan ini sangat berguna bagi kami,” ujarnya.

Human Initiative akan terus mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu para penyintas dengan cara menyalurkan donasinya melalui website solusipeduli.org. Donasi yang sudah terkumpul akan langsung Human Initiative salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selengkapnya

Inisiatif Tanggap Darurat Banjir Bandang Sentani, Human Initiative Terjunkan Tim Rescue

HI NEWS, PAPUA – Hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu (16/3) pukul 18.00 WIT di wilayah Kecamatan Sentani, Jayapura, Papua mengakibatkan banjir bandang pada Minggu, 17 Maret 2019. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menduga penyebab lain dari banjir bandang adalah adanya tanah longsor di bagian hulu sungai, sehingga material longsor menyumbat aliran air dan terjadinya banjir bandang.

“Karakteristik banjir bandang yang sering terjadi di Indonesia diawali adanya longsor di bagian hulu kemudian membendung sungai sehingga terjadi badan air atau bendungan alami,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangannya persnya pada Minggu (17/3).

Sutopo menambahkan akibat volume air yang terus bertambah, kemudian bendungan alami jebol dan menerjang di bagian bawah dengan membawa material-material lainnya seperti kayu gelondongan, pohon, batu, lumpur dan lainnya. Material-material ini hanyut bersamaan dengan kecepatan aliran air yang besar.

Human Initiative berinisiatif melakukan tanggap darurat bencana dengan mengirimkan personil ke wilayah Sentani pada Minggu 17 Maret 2019. Eson Jumarsono selaku GM Disaster Risk Management (DRM) Human Initiative mengatakan Tim Rescue akan segera berangkat ke lokasi bencana hari ini.

“InsyaAllah malam ini Tim Rescue akan berangkat ke Papua dalam rangka melakukan Inisiatif tanggap darurat bencana dengan melakukan tindakan berupa berkordinasi dengan BPBD dan Pemerintah setempat, megevakuasi, mengkaji dan menyalurkan bantuan untuk warga terdampak,” ujar GM Disaster Risk Management (DRM) Human Initiative, Eson Jumarsono.

Sementara ini, data dari BNPB pada Minggu (17/3) pukul 10.15 WIT bahwa jumlah yang meninggal dunia sebanyak 50 jiwa, 59 jiwa mengalami luka-luka ringan sampai berat dan kerugian material lainnya seperti rusaknya infrastruktur baik ringan maupun berat. Human Initiative mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu para penyintas dengan cara menyalurkan donasi kemanusiaan melalui website solusipeduli.org. Adapun kebutuhan mendesak yang dibutuhkan adalah air bersih, food item, dan medis.

Yuk bantu mereka! Klik disini.

sumber foto : Relawan Squad PB Indonesia

Selengkapnya

Program Pemberdayaan Masyarakat Human Initiative Jadikan Ibu-Ibu di Bandung Lebih Mandiri

HI-NEWS, JAWA BARAT – Human Initiative memiliki tujuan membangun kemandirian masyarakat di Indonesia salah satunya di wilayah Bandung, Jawa Barat. Pada Maret 2018, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa Indonesia memiliki tingkat kemiskinan sebesar 9,82 persen.

Hal tersebut membuat Human Initiative mengambil langkah terpadu melalui berbagai program unggulan yang diperuntukan bagi masyarakat yang membutuhkan. Adapun salah satu program unggulan untuk masyarakat adalah program Keluarga Multi Penghasilan atau KMP. Program ini ditujukan untuk ibu-ibu dengan harapan agar meningkatnya penghasilan setiap keluarga.

Alek Durantes selaku Project Officer Human Initiative Jawa Barat mengatakan program ini dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap pertama yang dilakukan adalah penyaluran modal usaha yang ditujukan kepada penerima manfaat dengan harapan dana tersebut dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Misalkan dipergunakan untuk pembelian peralatan usaha seperti kompor, blender, dispenser dan peralatan lainnya.

“Pelaksanaan nya bertahap, agar modal usaha yang disalurkan lebih tepat sasaran. Selain itu, secara konsisten kami juga akan memantau perkembangan usaha dari para penerima manfaat,” ujar Alex Durantes pada Rabu, (6/3).

Program yang melibatkan 20 orang ibu-ibu di wilayah Bandung, Jawa Barat ini saling bekerja sama dalam hal mengembangkan program KMP. Ibu Oneng Sarifah salah satu penerima manfaat yang ikut dalam program tersebut mengucapkan rasa terima kasihnya karena telah membantu mengatasi permasalahan dan memberikan solusi untuknya. “Alhamdulillah saya telah menerima modal usaha dari Human Initiative, mudah-mudahan usaha saya bisa berjalan dengan baik, lancar, keuntungannya besar dan berkah. Terima kasih kepada para Donatur Human Initiative yang telah membantu, semoga terus bisa memberi manfaat untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Oneng Sarifah.

Human Initiative mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan bantuan nya melalui website solusipeduli.org. Selain itu, Human Initiative akan terus berupaya dan berkontribusi melalui berbagai program untuk membantu memandirikan masyarakat yang membutuhkan.

Selengkapnya

Human Initiative Lakukan Inisiatif Tanggap Darurat Bencana Banjir Madiun

HI-NEWS, MADIUN – Hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (5/3) malam menyebabkan Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengalami banjir yang cukup parah pada Rabu, 6 Maret 2019. Menurut data terakhir pada Senin, (11/3) dari Posko Induk Bencana di Madiun ada lebih dari 50 desa dari 12 kecamatan yang terdampak banjir. Diperkirakan, jumlah total kerugian akibat banjir yang melanda Madiun mencapai puluhan miliar rupiah.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami menjelaskan kepada Muhadjir Effendy selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI bahwa data terbaru banjir madiun adalah sebanyak 5.086 rumah terendam banjir dengan total kerugian lebih dari lima puluh miliar rupiah.

“Banjir Madiun kini data terbaru melanda 57 desa di 12 kecamatan. Total rumah yang terendam mencapai 5.086. Kerugian banjir ini mencapai Rp 53 miliar,” Kata Bupati Madiun Ahmad Dawami pada Senin (11/3) di Posko Induk Bencana, Kantor Kecamatan Balerejo, Madiun.

Sejak hari pertama, Human Initiative sudah melakukan tanggap darurat bencana di wilayah lokasi terdampak. Selain bekerjasama dengan BPBD, relawan dan masyarakat setempat dalam proses pencarian penyintas di lapangan, Human Initiative juga menyalurkan paket bantuan sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Kemarin distribusi bantuan berupa paket sembako dan disalurkan langsung ke penyitas,” ujar Wahid Zeinuddin selaku DRM Human Initiative Jawa Timur.

Kini kondisi banjir di Kabupaten Madiun sudah mulai surut dan sebagian pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. BPBD Kabupaten Madiun masih menetapkan tanggap darurat hingga 14 hari yakni terhitung pada tanggal 6 – 19 Maret 2019. Human Initiative akan terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak banjir di Madiun dan mengajak seluruh masyarakat untuk turut berkontribusi dengan cara berdonasi melalui website soluspeduli.org. Adapun kebutuhan mendesak saat ini diantaranya adalah air bersih dan food item.

Selengkapnya

Pokjanal Posyandu DKI Jakarta Apresiasi Keberhasilan Program Pemberdayaan Masyarakat Human Initiative

HI-NEWS, JAKARTA – Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pembinaan dan Pelayanan Terpadu atau yang disebut Pokjanal Posyandu menggelar kegiatan Sinkronisasi Pokjanal Posyandu pada Selasa, 5 Maret 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan permasalah gizi balita dan anak di Kelurahan sampai di tingkat Provinsi.

Human Initiative merupakan salah satu NGO yang telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat khususnya di bidang kesehatan dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada kegiatan tersebut, Human Initiative memaparkan tentang program pemberdayaan masyarakat yakni salah satunya adalah Lesson Learn di Wilayah Meteseh, Semarang dan Tenjo, Bogor.

Tidak hanya itu saja, Human Initiative juga memaparkan tentang beberapa program pemberdayaan masyarakat lainnya seperti program Sahabat Gizi Kita (SAGITA) di wilayah Meteseh, pelaksanaan posyandu setiap bulannya untuk ibu dan balita malnutrisi serta terwujudnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang saling berintegritas khususnya dibidang kesehatan.

Hal tersebut ternyata mendapat apresiasi dari Pokjanal Posyandu DKI Jakarta. Program pemberdayaan dari Human Initiative dianggap sebagai rekomendasi positif untuk pemangku kebijakan dalam hal berinovasi dan upaya optimalisasi posyandu. “Terimakasih atas pemaparan program dari Human Initiative yang membuka ide – ide bagi kami dalam optimalisasi posyandu kedepannya. Harapannya ke depan inovasi dalam mengembangkan posyandu hadir di wilayah kami tentunya” kata Ngatemi perwakilan TP PKK Provinsi DKI Jakarta.

Para peserta yang dihadiri oleh lintas sektoral diantaranya BAPPEDA, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Pokjanal, Sekertaris Daerah dan Tim PKK Provinsi sampai dengan Kecamatan ini tampak antusias selama kegiatan ini berlangsung. “Terlihat antusiasme para peserta Sinkronisasi Pokjanal tingkat Provinsi DKI Jakarta yang menghidupkan diskusi dengan sangat responsif. Human Initiative sebagai NGO yang turut terjun dalam dunia pemberdayaan berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih baik untuk para penggiat posyandu” ujar Nayla selaku Tim Initiative for Empowerment Human Initiative, Desa Tenjo.

Selanjutnya, Human Initiative berharap agar dapat menjadi organisasi kemanusiaan yang terpercaya baik di tingkat nasional dan internasional serta dapat terus mewujudkan solusi peduli dengan cara berkontribusi secara positif untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Selengkapnya

Human Initiative Bersama Tokopedia Renovasi Perpustakaan di Pandeglang

PANDEGLANG – Human Initiative Bersama Tokopedia melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama perpustakaan di SDN Taman Jaya 2, Pandeglang, Banten. Pada kegiatan tersebut juga turut hadir Kepala Sekolah bersama guru-guru di SDN 02 Taman Jaya, tokoh masyarakat serta warga setempat.

Andjar Radite selaku Vice President Operation Human Initiative mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang turut berkontribusi untuk warga terdampak. “Kami berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang menyumbang melalui Tokopedia, kegiatan tanggap darurat bencana dapat terlaksana, hingga kegiatan yang bersifat pemulihan seperti renovasi perpustakaan ini,” Pada Sabtu (16/2).

Selain merenovasi perpustakaan, Human Initiative dan Tokopedia membangun sarana serta prasarana sekolah lainnya. Adapun pembangunan tersebut diantaranya pengembangan taman baca beserta pengadaan buku dan fasilitas peralatan olahraga bagi warga sekolah.

“Selain memulihkan kegiatan ekonomi warga yang terdampak bencana, kami juga berharap dapat mengembalikan kegiatan literasi siswa dengan membaca buku. Perpustakaan ini juga diharapkan menjadi sarana hiburan dan psikososial agar anak-anak dapat segera pulih dari trauma pascabencana,” ujar Siti Fauziah selaku Senior Communication Lead Tokopedia.

Sementara itu, kegiatan peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SDN Taman Jaya 02, pihak komite beserta para guru. Supriyana Suhud selaku Kepala SDN Taman Jaya 02 mengucapkan rasa terima kasih kepada Human Initiative dan Tokopedia atas bantuannya untuk sekolah. “Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Human Initiative, Tokopedia dan masyarakat Indonesia yang berdonasi melalui Tokopedia, yang telah mau membantu renovasi perpustakaan dan pemberian fasilitas. Kami berharap perpustakaan ini dapat mencerdaskan siswa dan menjadi wadah agar siswa memiliki wawasan yang lebih luas,” Supriyana Suhud, selaku Kepala SDN Taman Jaya 02.

Human Initiative mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi dengan cara berdonasi di website solusipeduli.org. Selain itu, Human Initiative akan terus berupaya mewujudkan solusi peduli untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Selengkapnya

Pemenang ‘Call for CSR Paper’ Bersama Human Initiative Laksanakan Humanity Trip 2019 di Lombok

LOMBOK – Human Initiative menyelenggarakan lomba Call for CSR Paper tingkat Nasional pada tahun 2018, kemarin di Jakarta. Program itu bertujuan untuk dapat mendorong dunia usaha melalui Corporate Social Responsibility (CSR) nya dalam menanggulangi Risiko kebencanaan di Indonesia. Langga Pratama selaku Supervisor CSR mengatakan ada puluhan peserta dari berbagai latar belakang yang turut berpartisipasi dalam program tersebut.

“Program tersebut dilaksanakan dalam bentuk lomba dan telah terjaring puluhan peserta lomba. Peserta tersebut mulai dari praktisi CSR perusahaan, konsultan CSR, mahasiswa dan umum,” ujarnya pada Sabtu, 9 Februari 2019.

Puluhan peserta itu melalui proses penjurian dan salah satu juri dalam lomba tersebut adalah Bapak Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dan Ketua Forum CSR Kesejahteraan Sosial Nasional, Ibu GKR Mangkubumi. Human Initiative telah melakukan penyeleksian dari puluhan peserta tersebut dan berhasil mendapatkan pemenang yakni Annisa Aurora Kartika dan Ulfatu Mahmuda yang berasal dari Universitas Brawijaya, Malang.

Para pemenang ini berhak mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan program Humanity Trip 2019 ke lokasiterdampak yakni Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Selama tiga hari, para pemenang bersama Human Initiative melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan untuk para penyintas di wilayah tersebut. “Humanity Trip dilaksanakan pada tanggal 6 – 8 Februari 2019 di Pulau Lombok. Pertama pemenang mengunjungi dan melihat Sekolah Inisiatif di Desa Kekait, Kabupaten Lombok Barat. Kedua mengunjungi Masjid Inisiatif di Sembalun, ketiga mengunjungi para petani binaan Human Initiative di Desa Sajang dan keempat mengunjungi pengrajin tenun binaan Human Initiatie di Pringgasela,” jelasnya.

Annisa Aurora Kartika sebagai salah satu pemenang Call for CSR Paper mengucapkan rasa terima kasihnya atas program Humanity Trip 2019 yang diselenggarakan oleh Human Initiative. “Terima kasih kapada Human Initiative sebagai inisiator dalam kegiatan ini. Dari Humanity Trip 2019 kami mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran mengenai bagaimana sebenarnya kemanusiaan di daerah pascagempa,” kata Annisa Aurora.

Human Initiative mengapresiasi atas semangat kemanusiaan para pemenang Call for CSR Paper selama mengikuti Humanity Trip 2019 di Pulau Lombok, NTB. Bukan hanya itu saja, Human Initiative berharap agar semangat kemanusiaan terus berkelanjutan demi mewujudkan solusi peduli untuk masyarakat yang membutuhkan.

Selengkapnya

Human Initiative Bersama Influencer Moeslem Humanity Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Penyintas Tsunami Selat Sunda

JAKARTA – Human Initiative bersama Influencer Moeslem Humanity atau IMH dan Qurrotul Uyun salurkan bantuan kemanusiaan berupa 1 unit perahu untuk nelayan di Banten. Bantuan tersebut langsung diserahkan pada Sabtu, 23 Februari 2019 kepada Kelompok Nelayan Puteri Kembar dan disalurkan ke lokasi terdampak yakni wilayah Kampung Karang Mengpek, Desa Tanjung Jaya, Pandeglang.

Nurholillah selaku Pendiri IMH dan Qurrotul Uyun mengatakan perahu tersebut merupakan hasil dari kegiatan penggalangan dana selama dua minggu. “Donasi ini terkumpul selama 2 pekan masa penggalangan dana dan alhamdulillah bisa membantu 1 unit perahu nelayan. Saya pribadi merasa sangat lega karena bantuan sudah sampai di lokasi terdampak, lalu bisa melihat penerima manfaat dari perahu tersebut secara langsung,” ujarnya pada Sabtu (23/2).

Selain itu, Arsikum selaku Ketua Kelompok Nelayan Puteri Kembar mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Human Initiative dan IMH karena sudah turut berkontribusi untuk warga terdampak. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Human Initiative dan Influencer Moeslem Humanity yang sudah hadir di lokasi bencana dan memberikan bantuannya berupa perahu sampan untuk nelayan. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Sahardi selaku SPV Kemitraan Human initiative sangat mengapresiasi semangat teman-teman IMH dalam kepedulian yang menghasilkan solusi peduli untuk para penyintas tsunami Selat Sunda. “Semoga kolaborasi kebaikan ini dapat bermanfaat dan berkah untuk penerima manfaat di lokasi terdampak ini,” jelasnya.

Menurut hasil data yang dilakukan oleh tim assessment Human Initiative bahwa masih ada kelompok nelayan lain di beberapa wilayah terdampak yang membutuhkan uluran bantuan kemanusiaan. Human Initiative akan terus berupaya mewujudkan solusi peduli untuk masyarakat yang membutuhkan.

Selengkapnya

Human Initiative Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Solok Selatan

SOLOK – Pascagempa bumi yang mengguncang Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat pada Kamis (28/2) menyebabkan jumlah penyintas di wilayah terdampak semakin bertambah. Sampai saat ini, Human Initiative terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada penyintas berupa food item dan air bersih untuk dikonsumsi.

“Human Initiative sampai saat ini telah menyalurkan bantuan berupa food item dan air bersih layak konsumsi,” ujar Person In Charge (PIC) Human Initiative, Alim Nuzuar pada Senin, (4/3).

Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, Human Initiative juga terus melakukan Join Need Assessment (JNA) bersama BPBD, relawan dan masyarakat setempat. Menurut Kepala BPBD Solok Selatan, Johny Hasan Basri data terakhir pada Jumat, (1/3) kemarin ada 61 orang yang berada di beberapa puskesmas di Kabupaten Solok Selatan.

Adapun penjelasan terkait jumlah penyintas yang berada di puskesmas diantaranya adalah 43 orang di Puskesmas Mercu, 11 orang di Puskesmas Abai, 5 orang di Puskesmas Talunan, dan 2 orang di Puskesmas Bidar Alam. Johny Hasan juga mengatakan bahwa masyarakat terdampak masih membutuhkan bantuan berupa kebutuhan mendesak seperti logistic makanan, kebutuhan bayi sampai perlengkapan sekolah.

“Yang sangat dibutuhkan adalah makanan, kebutuhan untuk lansia, makanan bayi sampai kebutuhan anak-anak sekolah,” ujar Kepala BPBD Solok Selatan, Johny Hasan Basri.

Human Initiative mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu warga Solok Selatan melalui website solusipeduli.org. Adapun kebutuhan mendesak saat ini adalah pendirian dapur umum, penyaluran food item, penyaluran hygene kits, obat-obatan dan lainnya.

Ayo bantu mereka, klik disini.

Selengkapnya

Human Initiative Bahagiakan 100 Anak Yatim di Sumatera Barat

PADANG – Human Initiative menggelar kegiatan Belanja Bareng Yatim yang diadakan pada Minggu 3 Maret 2019. Kegiatan tersebut mengajak 100 anak yatim dari berbagai wilayah di Sumatera Barat dan berbelanja kebutuhan sekolah sesuai dengan yang mereka inginkan.

Kebahagiaan itu tampak dari wajah para mereka yang sedang berbelanja di Komplek Pertokoan Buku Sari Anggrek, Padang. Hendra Nafsosianto selaku Kepala Cabang Human Initiative Sumatera Barat mengatakan bahwaHuman Initiative memberikan kebutuhan perlengkapan sekolah sesuai dengan yang anak-anak yatim inginkan.

“Anak-anak yatim ini akan berbelanja kebutuhan perlengkapan sekolah dengan jenis dan model yang mereka inginkan sembari didampingi oleh relawan Human Initiative, ujar Kepala Cabang Human Initiative Sumatera Barat, Hendra Nafsosianto pada Minggu (3/3).

Sementara itu, Miko Kamal, Ph.D selaku perwakilan dari Toko Buku Sari Anggrek mengucapkan rasa syukur dan memotivasi para penerima manfaat untuk terus optimis meraih cita-cita. “Saya dari kecil sudah jadi yatim piatu, alhamdulillah berkat kegigihan dan usaha bisa menyelesaikan pendidikan formal sampai tingkat tertinggi. Menjadi yatim tidak mesti identik dengan keterbatasan, tapi harus optimis untuk meraih cita-cita,” ujar lulusan University of Sydney, Miko Kamar, Ph.D.

Tidak hanya itu saja, Fajar salah seorang yatim asal Kuranji tampak bahagia saat menceritakan apa yang ia dapatkan seperti buku tulis, meja belajar, alat tulis dan lainnya. Desi selaku Ibunda dari Fajar mengatakan bahwa adanya Belanja Bareng Yatim dapat membantu untuk mencukupi kebutuhan sekolah anaknya. “Saya berharap semakin banyak anak yang bisa terlibat dalam kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Keberhasilan kegiatan ini tentu tidak luput dari bantuan donasi dari berbagai pihak yang telah berkontribusi bersama Human Intiative dalam rangka membahagiakan anak-anak yatim khususnya di wilayah Sumatera Barat. Human Initiative akan terus mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu membahagiakan masyarakat yang membutuhkan dengan melalui website di solusipeduli.org.

Selengkapnya

Human Initiative Lakukan Aksi Tanggap Darurat Bencana di Solok Selatan, Sumatera Barat

SOLOK – Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat diguncang gempa pada Kamis, 28 Februari 2019 pukul 06.27 WIB. Gempa bumi berkekuatan 5,6 SR (Skala Richter) tersebut mengakibatkan 48 orang luka-luka dan 343 unit rumah rusak menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis kemarin. Human Initiative segera melakukan aksi tanggap darurat bencana dengan berkoordinasi bersama BPBD dan relawan setempat.

Selain berkoordinasi dengan pihak terkait, Human Initiative juga telah menyiapkan tim tanggap darurat dan melakukan assessment di lapangan. Alim Nuzuar selaku Person In Charge (PIC) Human Initiative mengatakan bahwa Human Initiative telah menyiapkan tim respons dan telah berkoordinasi dengan BPBD serta relawan setempat.

“Tim Human Initiative saat ini sedang berkoordinasi dengan BPBD, relawan setempat dan menyiapkan tim respons tanggap darurat serta melakukan assessment di lapangan,” ujar Person In Charge (PIC) Human Initiative, Alim Nuzuar pada Kamis, (28/2).

Sementara itu, menurut data analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa gempa di Solok Selatan dipicu karena aktivitas sesar aktif yang belum terpetakan. “Gempa Solok Selatan ini merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang belum terpetakan dan belum diketahui namanya,” ujar Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono pada (1/3) dalam keterangan resminya.

Langkah selanjutnya, Human Initiative akan melakukan assessment, mengevakuasi serta menyalurkan paket bantuan berupa food item dan melakukan pelayanan kesehatan. Selain itu, Human Initiative mengajak masyarakat untuk turut membantu warga Solok Selatan melalui website solusipeduli.org. Adapun kebutuhan mendesak saat ini adalah pendirian dapur umum, penyaluran food item, penyaluran hygene kits, obat-obatan dan lainnya.

Ayo bantu mereka, klik disini.

Selengkapnya