Berita

Human Initiative Hadiri Festival Filantrop Muda 2019

HI-NEWS, Jakarta – Festival Filantrop Muda 2019 merupakan sebuah festival yang pertama kali digelar dengan mengusung tema “Muda, Peduli, Memberi Solusi” yang berlangsung di Epiwalk Kuningan Jakarta, Sabtu (02/11).

Festival ini turut dihadiri oleh beberapa pihak terkait yaitu Erna Witoelar selaku Co Chair Badan Pengarah Filantropi Indonesia, Lisa Woro Srihastuti Sulistianingrum selaku Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Pemerintah, NGO, dan Komunitas Sosial Anak Muda.

Acara ini juga sekaligus diisi dengan peluncuran Pedoeli Indonesia (Pekan Donasi Online Indonesia) yang merupakan sebuah program penggalangan donasi online nasional yang digelar bekerjasama dengan Go-Pay dan melibatkan berbagai lembaga filantropi, perusahaan, dan publik.

Co Chair Badan Pengarah Filantropi Indonesia, Erna Witoelar dalam sambutannya menyampaikan “Peran dan keterlibatan anak muda perlu didorong karena mereka berpotensi menjadi donatur, Volunteer dan pendukung kegiatan filantropi di masa depan.”

Human Initiative sebagai Organisasi Kemanusiaan Dunia turut andil dalam meramaikan acara festival ini dengan membuka booth Coffee Corner. Para pengunjung bisa mendapatkan tester kopi Tujak yang merupakan hasil produk binaan Human Initiative. Kopi Tujak merupakan kopi yang dihasilkan di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur yang telah mampu membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. Mengingat telah banyak hancurnya fasilitas umum, perkebunan, dan pertanian diakibatkan gempa yang menimpa Lombok pada tahun 2018 lalu, sehingga melumpuhkan sebagian mata pencaharian masyarakat Lombok Timur saat itu.

Berkat kontribusi dan pendampingan yang dilakukan oleh Human Initiative, pada akhirnya mampu meningkatkan daya jual biji kopi dan cukup membantu memulihkan kembali ekonomi masyarakat Lombok Timur sampai saat ini.

Lisa Woro Sulistianingrum menyampaikan pesan bagi pemuda dalam kunjungannya di booth Coffee Corner Human Initiative “Ini merupakan suatu bentuk partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan. Dalam era digitalisasi ini, pemuda harus lebih semangat dan kreatif dalam berinovasi.”

Mari bersama Human Initiative wujudkan #solusipeduli untuk petani kopi menuju #LombokBangkit dengan mengunjungi bit.ly/DukungLombokBangkit

Selengkapnya

AQUA Cianjur Bersama Human Initiative Jabar Kampanyekan ‘Isi Piringku’ di Jabar

HI-NEWS, JABAR – Pada hari Rabu (23/10/2019) Human Initiative Jawa Barat mengadakan workshop atau pelatihan untuk para kader posyandu dan ibu guru PAUD di dua desa berbeda yakni Desa Gekbrong dan Desa Kebon Peuteuy Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Slogan ‘Isi Piringku’ adalah slogan baru yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan yang sebelumnya berslogan, ‘Empat Sehat Lima Sempurna’. Kampanye ‘Isi Piringku’ sebagai salah satu upaya dalam program pencegahan stunting atau kurang gizi bagi balita.

Pada pelatihan ini para peserta diberikan pengenalan lebih tentang porsi makanan pokok untuk balita. Ahli Gizi Puskesmas Gekbrong Asti Sulistiawati menjelaskan kepada para peserta tentang penggunaan alat bantu masakan matang dan tempat bekal yang sudah tersedia sekat – sekat di dalamnya berdasarkan jenis makanan. Hal itu bertujuan agar lebih mudah dipahami oleh peserta.

“Supaya peserta lebih mudah dalam memahami dalam penyajian Isi Piringku ini. Maka dengan adanya sekat-sekat ini akan lebih mudah juga dalam mengetaui takaran atau jumlah yang harus disediakan,” ujar Asti.

Beberapa poin lain yang harus diperhatikan tentang Isi Piringku yakni mengenai porsi makanan pokok, lauk pauk, sayur – sayuran, buah – buahan, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, minum air 8 gelas sehari, aktivitas fisik, dan memantau berat badan tiap bulan.

Selain materi mengenai porsi makanan, disampaikan juga materi mengenai cuci tangan pakai sabun. Pemateri meminta para peserta untuk mempratktikkan cara cuci tangan pakai sabun dengan benar menggunakan gerakan dan lagu, sehingga peserta dapat memahami dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari.

Program pencegahan stunting di Cianjur merupakan kerja sama Human Initiative Jawa Barat dengan CSR PT Tirta Investama (Aqua) Plan Cianjur. Program ini akan terus berjalan untuk membantu masyarakat di Kecamatan Gekbrong dan sekitarnya untuk lebih sehat. Karena berdasarkan data ada sekitar 57 anak yang mengalami stunting di 6 desa wilayah sasaran program.

Selengkapnya

PT. Pertamina MOR I Bersama Human Initiative Resmikan BID

HI-NEWS, SUMBAR – Bangun Desa Industri (BID) adalah program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk membangun ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan produksi seperti mengolah ikan menjadi steak ikan, keripik ikan, dan batuang fish nastar. Pada hari Kamis (17/10) Human Initiative bersama PT Pertamina MOR I meresmikan BID dan mengadakan Pelatihan Jahit Tingkat Terampil di Teluk Kabung Utara, Sumatera Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumbar, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang, pihak Kecamatan Bungus Teluk kabung, dan Lurah Teluk Kabung Utara. Serta diikuti oleh 33 orang penerima manfaat di antarannya adalah 18 orang untuk BID dan 15 orang untuk keterampilan menjahit. Para penerima manfaat tersebut dibimbing oleh dua fasilitator dalam hal mengembangkan dan mempromosikan produk-produk binaan.

Program pemberdayaan masyarakat ini telah berdiri sejak tahun 2017. Melalui dana CSR yang dipercayakan oleh PT. Pertamina MOR I kepada Human Initiative Sumatera Barat, program tersebut terus berkembang untuk kemajuan perekonomian masyarakat desa.

Adapun  target sasaran penerima manfaat pada program tersebut adalah para ibu-ibu  yang berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung dan berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Diharapkan, bantuan modal ini dapat mengoptimalkan potensi kreativitas dan meningkatkan perekonomian mereka.

Dukung kami terus untuk memajukan masyarakat desa dengan cara klik di sini sekarang!

 

Selengkapnya

Kopi Sajang Menjaga Kualitas Melalui Sortasi Biji Kopi

Apakah Anda pecinta kopi?

Menikmati secangkir kopi dari biji kopi yang berkualitas tentu tidak perlu diragukan lagi. Tentunya, harga yang mahal sebanding dengan kualitas biji tersebut. Tapi, bagaimana jika Anda tidak perlu merogoh kocek dalam hanya untuk menikmati secangkir kopi dari biji yang berkualitas.

Ada kabar baik untuk Anda para pecinta kopi, saat ini Anda tidak perlu lagi mencari biji kopi yang berkualitas dengan harga yang mahal. Para petani kopi yang berasal dari Petani Bumi Lestari Desa Sajang, Sembalun, Nusa Tenggara Barat  kini memiliki kualitas biji kopi yang terbaik. Anda bukan hanya akan mendapatkan biji kopi yang berkualitas tapi juga dengan harga yang terjangkau.

Bagaimana cara petani kopi Sajang menjaga kualitas biji kopinya?

Umumnya biji kopi berwarna coklat muda dengan variasi rona hijau yang berbeda. Sedangkan biji kopi mentah atau yang belum disangrai disebut dengan sebutan kopi beras atau dalam bahasa Inggris sebagai green beans.  Biji-biji ini dipilih dengan cara melakukan sortasi. Sortasi dilakukan setelah melalui proses panjang dan mengklasifikasikannya menjadi biji kopi terbaik. Hal ini pula yang dilakukan oleh para petani kopi Desa Sajang.

Cara lain untuk mengetahui kualitas kopi dengan cara mencium aroma biji kopi. Apabila biji kopi memiliki kualitas yang baik, maka biji itu memiliki aroma yang khas. Sebelum mengetahui aroma yang khas, Anda perlu mempelajari aroma-aroma kopi terlebih dahulu. Biasanya aroma biji kopi memiliki tingkat aroma yang bervariasi mulai dari yang softmedium dan strong. Hindari memilih kopi yang berbau tidak sedap atau tidak memiliki aroma sama sekali karena sudah dipastikan kopi tersebut tidak layak untuk dikonsumsi.

Jika ingin cara lain untuk mengetahui biji kopi yang berkualitas Anda boleh mencari tahu dengan mengetahui kapan waktu roasted atau disangrainya sebuah biji kopi. Secara umum, kopi akan dalam keadaan fresh bila berumur tidak lebih dari dua bulan setelah masa sangrainya. Bila kopi masih dalam keadaan fresh, maka kualitas kopi tersebut juga akan sangat baik.

Itulah cara-cara untuk mengetahui biji kopi apa yang berkualitas dan layak dikonsumsi. Jika Anda tertarik untuk memesan biji kopi asli dari petani Desa Sajang, Anda bisa menghubungi Hajrul Azmi di nomor 087763391798.  Petani kopi dari Desa Sajang merupakan salah satu binaan pemberdayaan oleh Human Initiative. Dengan Anda membeli kopi asli Desa Sajang artinya Anda juga turut berkontribusi untuk kemajuan desa.

Bagaimana dengan Anda apakah sudah siap mencicipi nikmatnya kopi asli Desa Sajang?

Sumber : Kampung Media

Selengkapnya

Distribusi Air Bersih Untuk Para Penyintas Bencana Longsor di Kuningan

HI-NEWS, JABAR – Bencana longsor yang terjadi pada tahun 2018 lalu masih menyisakan duka untuk para penyintas di lokasi terdampak. Sebagian dari mereka kini mengungsi di kampung hunian sementara (huntara) yang terletak di Desa Ciniru, Kuningan, Jawa Barat. Oleh karena itu, pada Selasa, (08/10/2019) Human Initiative Jawa Barat dan Mandiri Amal Insani menghadirkan program “Berbagi Air Bersih” untuk kebutuhan para penyintas.

Ada sebanyak 102 KK yang menghuni lokasi huntara tersebut. Selama tinggal dihuntara, mereka menghadapi kesulitan air bersih karena jumlah yang terbatas. Dilokasi huntara hanya ada satu penampungan air yang tidak mampu menyimpan debit air dalam jumlah banyak.

Kepala Cabang Human Initiative Jawa Barat, Kiki Rejeki mengatakan bantuan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban dari para warga pengungsi. Selain itu Kiki juga menekankan pentingnya menjaga atau merawat fasilitas yang sudah dibuat.“Kalau untuk pembuatan mungkin tidak membutuhkan waktu yang lama. Tetapi yang paling penting adalah menjaga apa yang sudah dibuat agar bisa terus digunakan oleh warga. Karena semua fasilitas ini digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan warga,” ungkap Kiki.

Program Berbagi Air Bersih merupakan salah satu program dari Mandiri Amal Insani dibidang pembangunan sarana fasilitas desa seperti pembuatan sumur. Melalui program tersebut, sumur bor yang telah dibuat kemudian menjadi tempat penampungan air yang diletakan di area huntara. Pelayanan masyarakat bukan hanya melalui program air bersih saja, tapi juga pembuatan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan warga dalam hal sanitasi yang bersih dan layak.

Salah seorang warga, Maman, menceritakan kesulitannya dalam hal mendapatkan air.  Selama ini air yang ia dapatkan harus digunakan dengan sangat hemat. Pagi-pagi biasanya digunakan lebih banyak untuk kebutuhan anak-anak sekolah dan kebutuhan memasak. “Jadi kami biasanya antri bergiliran. Karena jumlah toilet pun terbatas,” ujarnya.

Meskipun demikian, Maman tetap bersyukur dengan adanya program tersebut. Menurutnya, program itu sangat membantu sekali apalagi di musim kemarau seperti ini air sangat langka didapat. Bantu kami untuk warga terdampak dengan cara klik www.solusipeduli.org sekarang!

Selengkapnya

Serunya Nonton Bareng ‘Hayya’ Bersama Yatim dan Duafa

Anda tahu film Hayya?

Film ‘Hayya: The Power of Love 2’ rilis pada 19 September 2019 di bioskop-bioskop di Indonesia. Film itu menceritakan tentang sosok pemuda bernama Rahmat yang diperankan oleh Fauzi Baadila yang dihantui rasa bersalah karena dosa-dosa di masa lalunya. Ia pun melakukan hijrah dan bertemu dengan Hayya di Palestina ketika ia sedang melakukan aksi kemanusiaan di lokasi terdampak.

Hayya adalah sosok anak penyintas yang berasal dari Palestina. Singkat cerita, film tersebut bercerita tentang bagaimana perjuangan Hayya untuk dapat bertahan hidup dari kondisi yang memprihatinkan. Film tersebut mengandung banyak pesan moral dan perjuangan masyarakat Palestina. Hal tersebut yang membuat Human Initiative Sumatera Barat bersama Dompet Dhuafa Singgalang dan Rumah Zakat berinisiatif untuk mengajak anak-anak yatim dan duafa menyaksikan film Hayya.

Kegiatan nonton bareng Hayya dilaksanakan pada Minggu, (06/10/2019) di Cinema XXI, Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat. Melalui nonton bareng ini diharapkan agar para penerima manfaat mendapatkan pesan-pesan moral salah satunya tentang makna perjuangan dan rasa bersyukur.

Serupa dengan film Hayya yang menceritakan tentang perjuangan masyarakat Palestina. Human Initiative juga tengah berupaya mewujudkan solusi peduli melalui Pembangunan Sekolah Indonesia di Palestina. Pembangunan Sekolah Indonesia-Palestina diinisiasi oleh Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, Human Initiative, dan Laznas Nurul Hayat yang telah memasuki tahap kedua.

Mari kita bersama-sama berdoa dan berikhtiar untuk anak-anak palestina agar mereka mendapatkan pendidikan yang layak seperti anak-anak di Indonesia. Klik di sini sekarang untuk membantu mereka.

Selengkapnya

Human Initiative Salurkan Bantuan dan Beri Dukungan Psikososial Untuk Penyintas Gempa Maluku

Gempa susulan masih terjadi di Maluku pasca gempa magnitudo 6,5 yang terjadi pada 26 September 2019. BMKG mencatat sampai dengan Senin (7/10) pagi, lebih dari 1.000 gempa susulan terjadi. Menurut data dari Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gempa Provinsi Maluku per 4 Oktober 2019 pukul 18.00 WIT, tercatat korban meninggal sebanyak 37 jiwa, luka berat 36 jiwa, luka ringan 1.231 jiwa. Sementara itu, jumlah penyintas mencapai 135.875 jiwa, dan jumlah kerusakan rumah sebanyak 6.344 unit dengan tingkat kerusakan berbeda-beda.

Merespon bencana gempa susulan yang masih terjadi dan bertambahnya penyintas di pengungsian, pada hari Senin (07/10/19), Human Initiative menyalurkan bantuan berupa food item Human Initiative juga mendirikan Pos Dapur Air dan melaksanakan program Psikososial untuk meringankan beban penyintas yang tersebar di berbagai titik.

Muhammad Ikbal Hulihulis selaku Kepala Cabang Human Initiative Maluku menuturkan bahwa bantuan telah disalurkan ke berbagai lokasi. “Alhamdulillah Human Initiative telah menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap awal sebanyak 1.061 jiwa penerima manfaat dalam bentuk food item, dapur air, dan dukungan psikososial. Bantuan tersebar di tujuh titik pengungsian yakni Dusun Ujung Batu, Walare, Batu Dua Desa Waai, Dusun Lengkong, Wainuru dan Liang induk Desa Liang, serta Dusun Pohon Mangga Desa Tulehu.”, ujar Ikbal. Pada kesempatan yang sama, Ikbal juga menambahkan bahwa kebutuhan para penyintas yang masih diperlukan adalah berupa food item, air bersih, personel kesehatan seperti dokter umum, bidan dan perawat, apoteker, dan tenaga psikososial.

Sampai saat ini, Tim Human Initiative masih terus berkoordinasi dengan pemerintah lokal dan relawan setempat dalam rangka melayani penyintas di pengungsian. Selanjutnya tim akan melakukan assessment ke tempat-tempat wilayah yang belum tersentuh bantuan.

Mari terus bersama Human Initiative wujudkan #solusipeduli untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya untuk para penyintas gempa Maluku.

Sumber : Tribunnews

Selengkapnya

Human Initiative Sambut Ratusan Warga Dari Wamena

Human Initiative Jawa Timur bersama  relawan yang ada di Kota Malang turut serta membantu pihak Pemerintahan dalam penyambutan dan pemulangan para penyintas dari Wamena, Papua.

Sekitar pukul 14.00 WIB para peyintas tiba di  Bandara Abdurrahman Saleh, Malang. Dengan jumlah 120 orang terdiri dari 105 orang dewasa dan 15 anak-anak. Setelah itu mereka di bawa ke Kantor Bakorwil, Klojen Malang.  Sementara informasi untuk besok masih ada 130 orang lagi yang akan tiba di Malang. Dan Human Initiative akan terus berlanjut mendampingi hingga selesai pemulangan para penyintas di Jawa Timur.

Di sana langsung disambut oleh Dinas setempat. Para peyintas ini berasal dari beberapa daerah Jawa Timur dari Probolinggo, Madura, Pasuruan, Lumajang, dan Jember dan beberapa orang dari Solo dan Pemalang. Mereka disambut dengan hangat oleh pemerintahan terkait terutama oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Muthori Kacab Human Initiative Jatim dalam menyikapi hal ini menyampaikan, sebagai lembaga  yang konsen dalam  memberikan bantuan bagi para penyintas baik akibat kebencanaan dan konflik kemanusiaan Human Initiative ingin memberikan kontribusi kepedulian dan solusi bagi para penyintas terutama yang akhir-akhir ini terjadi di Wamena  maupun daerah lain di tanah Papua.

” Maka sejak awal Human Initiatve konsen pada isu kemanusiaannya saja. Karena jelas yang nama nya konflik tentu saja ada pihak- yang menjadi korban dan dirugikan baik material, harta bahkan jiwa. Dalam penanganan isu ini Human Initiative sifatnya hanya support dan memberikan bantuan kepada penyintas yang belum diberikan oleh pihak perintah maupun lembaga lain,” tuturnya. Sabtu (05/10/2019)

Lanjut Muthori, sebelum melakukan aksi penyambutan para penyintas yang berasal dr wilayah Jawa Timur kami juga melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan yamg menangani hal ini, juga secara internal dengan lembaga-lembaga sejenis.

” Nah intinya Human Initiative ingin memposisikan diri sebagai Lembaga Kemanusiaan yang merawat kemanusiaan itu sendiri. Tidak mengeksploitasi, tetapi menguatkan pesan damainya serta pesan menghargai hak dan martabat  manusia,” ungkapnya.

Selain itu,  Human Initiative hari ini turut andil dalam pendataan penyintas, pembagian bantuan berupa hygiene kits dan pemulangan ke rumah maaing-masing yang dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB. Human Initiative sendiri mendapat lokasi pengantaran ke Probolinggo.

Sumber : Detik News

Selengkapnya

CRS HI dan MDMC Gelar Sulawesi Response Program Learning Event di Palu

Bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah akhir September 2018 mengundang keperihatinan dan simpati organisasi dan negara – negara di dunia, demikian halnya dengan Catholic Relief Services (CRS) Human Initiative (HI) dan MDMC atau Muhamadiyah Disaster Management Center menjadi bagian dalam penyaluran bantuan kemanusiaan di Sulawesi Tengah mulai dari masa tanggap darurat hingga pemuliahan.

Dengan berbagai upaya tersebut, maka dianggap perlu melakukan studi agar dapat melihat pengaruh program peningkatan kapasitas oleh 3 (tiga) organisasi tersebut terhadap kualitas respon dalam bantuan kemanusiaan yang telah dilakukan pada fase tanggap darurat sampai pada fase pemulihan awal di Sulawesi Tengah.

 

Guna mendukung upaya pemulihan dan meningkatkan respon terhadap bencana, Catholoc Relief Services (CRS), Human Initiative (HI) dan Muhammadiyah Disaster Managemen Center (MDMC) menyelenggarakan Lokakarya Pembelajaraan Program Bantuan Kemanusiaan di Sulawesi Tengah, melalui Sulawesi Response Program Learning Event.

Upaya percepatan pemulihan  pasca bencana gempa tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah, khususnya Padagimo tidak terlepas dari  bantuan sejumlah pihak khususnya lembaga kemanusiaan. Gubernur Sulawesi Tengah melalui Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesra Bunga Elim Somba pada pembukaan Lokakarya Pembelajaraan Program Bantuan Kemanusiaan di Sulawesi Tengah, Rabu (3/10/2019) di salah satu Hotel di Kota Palu mengatakan pihaknya memberikan apresiasi atas partisipasi lembaga kemanusiaan dalam membantu percepatan pemulihan daerah terdampak bencana di Sulawesi Tengah, serta mendukung kegiatan Lokakarya sebagai media sharing untuk meningkatkan pengetahuan dalam penerapan prinsip penanganan bencana kedepan.

“Lokakarya  ini sebagai sarana media sharing untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan prinsip – prinsip lokasilasi, sebagai strategi mengefektifkan bantuan program kemanusiaan,” ujarnya.

Sementara itu menteri sosial melalui Kasubag Program dan Anggaraan Generik Biro Perencanaan Kementerian Sosial Republik Indonesia Indro Widi Handoko mengatakan, bagi NGO asing yang melaksanakan kegiatan kemanusiaannya di daerah harus melalui prosedur legal dan diwajibkan bermitra dengan mitra lokal.

“Yang terpenting adalah dalam MoU ada klausul – klausul yang mengatakan, salah satunya wajib hukumnya bagi NGO asing yang melaksanakan kegiatan di daerah harus bermitra dengan mitra lokal,” kata Kasubag dan Anggaran Generik Biro Perencanaan Kementerian Sosial RI.

Lokakarya Pembelajaran Bantuan Kemanusiaan Sulawesi Tengah ini  dihadiri pimpinan 3 (tiga) organisasi yakni dari Catholic Relief Services (CRS) Human Initiative (HI) dan MDMC atau Muhamadiyah Disaster Management Center.  Kasubag Program dan Anggaraan Generik Biro Perencanaan Kementerian Sosial  berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat khususnya dalam penanganan peristiwa bencana alam.

Sumber : RRI.CO.ID

Selengkapnya

Human Initiative Jatim Bantu Penyambutan Penyintas Wamena

Human Initiative Jawa Timur bersama relawan yang ada di Kota Malang turut -serta membantu pihak pemerintahan dalam penyambutan dan pemulangan para penyintas dari Wamena, Papua. Sekitar pukul 14.00 WIB para peyintas tiba di Bandara Abdurrahman Saleh, Malang. Total sejumlah 120 orang, yang  terdiri dari 105 orang dewasa dan 15 anak-anak. Setelah itu mereka di bawa ke Kantor Bakorwil, Klojen Malang. Di sana langsung disambut oleh Dinas setempat.

Para peyintas ini berasal dari beberapa daerah Jawa Timur yaitu dari Probolinggo, Madura, Pasuruan, Lumajang, dan Jemberdan beberapa orang dari Solo dan Pamulang. Mereka disambut dengan hangat oleh pemerintahan terkait terutama oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Muthori Kacab Human Initiative Jatim dalam menyikapi hal ini menyampaikan, sabagai lembaga yang konsen dalam memberikan bantuan bagi para penyintas baik akibat kebencanaan dan konflik kemanusiaan Human Initiative ingin memberikan kontribusi kepedulian dan solusi bagi para penyintas, terutama yang akhir-akhir ini terjadi di Wamena maupun daerah lain di tanah Papua.

Maka sejak awal Human Initiatve konsen pada isu kemanusiaannya saja. Karena jelas yang nama nya konflik tentu saja ada pihak- yang menjadi korban dan dirugikan baik material, harta bahkan jiwa. Dalam penanganan isu ini Human Initiative sifatnya hanya support dan memberikan bantuan kepada penyintas yang belum diberikan oleh pihak perintah maupun lembaga lain.


Sebelum melakukan aksi penyambutan para penyintas yang berasal dr wilayah Jawa Timur kami juga melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan yamg menangani hal ini, juga secara internal dengan lembaga-lembaga sejenis.

Nah intinya, Human Initiative ingin memposisikan diri sebagai Lembaga Kemanusiaan yang merawat kemanusiaan itu sendiri. Tidak mengeksploitasi, tetapi menguatkan pesan damainya serta pesan menghargai hak dan martabat manusia. Selain itu Human Initiative juga Human Initiative hari ini turut andil dalam pendataan penyintas, pembagian bantuan berupa hygiene kits dan pemulangan ke rumah maaing-masing yang dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB. Human Initiative sendiri mendapat lokasi pengantaran ke Probolinggo. Sementara informasi untuk besok masih ada 130 orang lagi yang akan tiba di Malang. Dan Human Initiative akan terus berlanjut mendampingi hingga selesai pemulangan para penyintas di Jawa Timur.

Sumber : Media Surabaya

Selengkapnya

Human Initiative bersama PT Tirta Investama Peduli Gizi Balita

HI-NEWS, JABAR – Setiap tahunnya di Kabupaten Cianjur, jumlah anak yang menderita stunting atau kurang gizi berada dalam kategori merah yang artinya tinggi. Tidak hanya itu saja, dalam satu desa terdapat 31 anak yang menderita stunting dari jumlah sekitar 600 anak. Tingginya angka stunting merupakan sebuah bentuk keprihatinan yang mendalam karena mengingat Kabupaten Cianjur terkenal sebagai wilayah penghasil padi berkualitas, tetapi anak-anak balita banyak yang menderita stunting bahkan gizi buruk.

Oleh karena itu, PT Tirta Investama (AQUA) Plant Cianjur bersama Human Initiative Jawa Barat melaksanakan program pencegahan stunting yang merupakan rangkaian program pemberdayaan masyarakat. Program tersebut dimulai dengan pelaksanaan Rembug Warga yang berfokus pada pencarian masalah. Selanjutnya, dilaksanakan kegiatan bersama dengan pihak-pihak terkait seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kesehatan, Puskesmas, perwakilan kecamatan dan perwakilan dari head office AQUA.

Dalam pemaparannya Senior Manager Sustainable Development Danone Group Wailayati Ningsih mengatakan pentingnya pemahaman persepsi mengenai penyebab stunting. Selain itu, sasaran dari program pencegahan stunting adalah kepada ibu hamil, ibu balita, balita stunting, kader posyandu dan guru PAUD.

Kegiatan yang akan dilakukan bertujuan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD dan kader posyandu. Membentuk paud dan posyandu percontohan, meningkatkan status gizi pd balita dengan status gizi kurang dan buruk, meningkatkan pongetahuan, sikqp, dan keterampilan ibu hamil mengenai PHBS, gizi seimbang dan pola asuh.

Mari dukung kami untuk menghentikan kurang gizi dan gizi burukn di wilayah Jawa Barat dengan cara klik www.solusipeduli.org sekarang juga!

 

Selengkapnya

Human Initiative Sulawesi Selatan Resmikan Sistem Air Bersih di Desa Bilalang Kecamatan Manuju

Gowa, 26/09/2018 Human Initiative Sulawesi Selatan Resmikan Sistem Air di Bontomanai Desa Bilalang kec. Manuju Kab. Gowa. Program ini adalah inovasi pemberdayaan pengelolaan air.

Dusun Bontomanai terletak di Desa Bilalang, Kecamatan Manuju. Setelah sebelumnya warga kesulitan mendapatkan air, sampai harus berjalan kaki dan mengambil air dari sungai atau mata air keruh di tengah sawah, kini warga bahagia, karena air sudah bisa mengalir.

Sebanyak 30 KK warga dusun Bontomanai menerima manfaat dari program Berbagi Air Ini.
Program Berbagi Air Human Initiative, tidak hanya sekedar droping air, tapi juga membangun sarana air bersih. Dengan membangun prasarana sumur, meghitung debit air, pemipaan dan reservoir.

Air kemudian dialirkan kerumah rumah warga dan tempat Ibadah. Selain itu warga akan didampingi untuk membentuk kelompok pengelolaan air, agar nantinya bisa swadaya mengelola air bersih ini.

Peresmian Sistem Air Bersih ini di hadiri Oleh Kepala Desa Bilalang, Perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa, dan Kepala Cabang Human Initiative Sulawesi Selatan.

Bapak Najamuddin selaku Perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa mengapresiasi program tersebut.

“Terimakasi kepada Human Initiative atas solusi dan kepedulian yang di berikan kepada masyakarat Bilalang manuju, melalui program yang di bangun ini memutuskan rantai masalah air di desa bilalang terkhusus di Bontomanai,” ungkapnya.

Indra, Kepala Cabang HI Sulsel menyampaikan bahwa program Air Bersih ini dilaksanakan di beberapa titik kekeringan yang ada di Kabupaten Gowa.
“Semoga ini menjadi salah satu solusi kekeringan yang saat ini terjadi.” harapnya.

sistem air bersih

air bersih

Sebelumnya Human Initiative berkordinasi dengan BMKG dan BPBD untuk membantu memperoleh data kekeringan dan kemudian turun kelapangan untuk survey dan berkordinasi di lapangan dengan pemerintah desa dan warga yang terdampak kekeringan. (hamka/hisulsel)

Selengkapnya