Berita

Respon Banjir Bandang Madina, PKPU Human Initiative Sumut Terjunkan Tim Rescue

MADINA – Pasca terjadinya banjir bandang di Mandailing Natal, Jum’at (15/10) lalu, Tim Rescue PKPU Human Initiative Sumatera Utara segera bergerak memberi respon bantuan.

“Kami bantu mengevakuasi mayat. Kebanyakan anak-anak hanyut di sungai,” terang Koordinator Tim Rescue PKPU HI, Mardi Sahendra.

Bencana yang terjadi di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut tersebut telah menelan 17 jiwa diantaranya 12 orang anak SD dan 5 orang dewasa. Sementara 7 orang lainnya luka – luka.

“Selain menelan korban jiwa, bencana ini juga telah memporakporandakan rumah penduduk. Ada 10 unit rumah hanyut dan 14 unit rusak parah tertimbun lumpur dan material kayu,” terang Mardi dalam laporannya.

Hingga hari ini (Selasa, 16/10) Tim Rescue PKPU HI Sumut bersama warga setempat masih melanjutkan aktivitas membersihkan puing-puing sisa bangunan dan batang pohon yang berserakan di jalan.

Adapun warga yang rumahnya dalam keadaan hanyut dan rusak parah terpaksa harus mengungsi di posko yang telah disediakan. Ada sekitar 70 KK lebih saat ini sedang membutuhkan bantuan.

“Mereka butuh makanan siap santap, sembako, obat-obatan, hygiene kit dan selimut untuk tinggal di pengungsian,” terang Mardi.

Menurut SK Bupati Mandaling Natal No. 360/0888/K/2018, masa tanggap darurat berlangsung selama 7 hari hingga 18 Oktober 2018. PKPU Human Initiative terus bergerak untuk memberi Solusi Peduli terhadap warga terdampak. (Humas)

Sumber informasi Tim Rescue PKPU HI di lapangan dapat menghubungi Ricki 082366647908. PKPU HI Sumut mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama mewujudkan kepedulian.

========

Salurkan bantuan Anda melalui Rekening Kemanusiaan a.n PKPU :
Sumut Syariah: 614.01.04.000020-0
Mandiri : 126.000.5906.465
Muamalat : 211.0030.574
BCA : 6000.430.666

Konfirmasi donasi:
📲 0852 6222 9987
#BanjirMadina #InitiativeForDksaster
#PKPUHI #PKPUHISUMUT
#HumanInitiative #SolusiPeduli

Read more

Hunian Sementara untuk Warga Donggala Mulai Dibangun

DONGGALA – Salah satu yang sangat perlu diperhatikan dalam bantuan kemanusiaan adalah kearifan lokal. Kearifan lokal bertemu dengan semangat untuk bangkit akan mempercepat proses recovery.

Pengalaman diberbagai lokasi bencana menguatkan hal ini, saat rumah senyum di Lombok di bangun, menggunakan atap anyaman daun, dan kearifan ini bertemu dengan tekhnologi tepat guna hasil racikan tim. Sehingga dalam waktu singkat lebih dari 500 rumah senyum saat ini sudah terbangun di Lombok.

Setelah proses rembug warga dan mempertemukan kearifan lokal yang ada didaerah Donggala, rumah senyum akan mulai dibangun. Berpacu cepat dengan hujan yang sudah mulai turun, rintik lebatnya menimpa terpal terpal pengungsian di Donggala dan palu.

Hari ini, Minggu (14/10/18), warga telah menerima sosialisasi pembangunan contoh huntara dari tim Rescue PKPU HI. Malam ini pun, walau dengan penerangan seadanya, masyarakat bersemangat memulai pembangunan.

Proses pembangunan langsung melibatkan warga, khususnya di Desa Loli Tasiburi Kab. Donggala. Teknik membangun hunian ini dilakukan dengan memanfaatkan kearifan lokal, salah satunya menggunakan karet ban dalam sebagai pengganti kawat atau tali karena masyarakat yang sebagian besar nelayan sudah terbiasa dengan bahan tersebut. Sementara itu, ketersediaan kayu sisa bangunan sebelumnya juga dimanfaatkan sebagai bahan material.

Warga Donggala siap bangkit. Prioritas utama bukanlah mengumpulkan bahan pembangunan, tetapi mengumpulkan warga untuk membangun semangat bersama.

Mari dukung kami untuk terus bantu Palu, Donggala, dan sekitarnya. Hadirkan secercah kebahagiaan untuk mereka, cukup dengan Klik Disini

 

Read more

Belajar Mitigasi Bencana Lewat Sekolah Siaga Bencana

BANDUNG – Banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia membuat siapapun pasti khawatir. Bencana yang kerap terjadi seperti gempa, banjir, dan longsor mengancam kehidupan kita. Bencana memang tidak dapat dihentikan, tetapi bisa diminimalisir dampaknya. Selama ini belum ada upaya pencegahan yang berarti dalam menghadapi bencana. Padahal edukasi penanganan bagaimana menghadapi bencana diperlukan untuk mengurangi resiko bahaya.

Tim Disaster Risk Management PKPU Human Initiative Jawa Barat memberikan edukasi mengenai penanganan pencegahan meminimalisasi dampak bencana gempa. Edukasi yang dilakukan lewat Sekolah Siaga Bencana digelar di SMP Al Amanah di Cinunuk Bandung. Sebanyak 479 siswa-siswi mengikuti kegiatan bermanfaat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kordinator Tim DRM PKPU HI Jabar Ridwan Hidayatulloh menyampaikan penanganan bila bencana gempa terjadi.

“Beberapa cara yang bisa dilakukan seperti dengan berlindung di bawah kolong meja, melindungi kepala dengan alat pelindung, menghindari bangunan, pepohonan, dan tiang yang tinggi, turun dari kendaraan bila sedang berkendara,” terang Ridwan sembari menyampaikan tips-tips lainnya.

Pemberian edukasi penting dilakukan mengingat beberapa prediksi dari para ahli yang mengatakan kota Bandung terancam bencana gempa dengan skala besar. Hal tersebut memunculkan kekhawatiran apalagi Bandung termasuk kota besar padat penduduk.

“Edukasi mengenai pencegahan gempa bisa dikatakan masih sedikit. Selama ini kita lebih banyak fokus saat sudah terjadi bencana misalnya gempa. Padahal penting sekali memahami penanganan pra dan pasca bencana. Tim PKPU Human Initiative Jabar kali ini berusaha memberikan edukasi bagaimana penanganan pra bencana. Salah satu contohnya saat terjadi bencana gempa,” ujar Ridwan.

Selain pemaparan mengenai upaya penanganan bencana gempa, simulasi saat terjadi gempa pun dilakukan. Semua peserta yang terdiri dari siswa dan para guru pun mengikuti. Kepala Sekolah SMPN Al Amanah Teti Mulyati mengatakan acara Sekolah Siaga Bencana memberikan pengetahuan yang dibutuhkan dalam menghadapi bencana.

“Saya melihat penting sekali penjelasan mengenai bagaimana cara melindungi diri saat terjadi gempa. Utamanya kita harus bisa menyelamatkan diri agar kemudian bisa pula membantu orang lain yang menjadi korban. Dari simulasi juga terlihat apa yang harus kita lakukan saat gempa. Meski saat benar-benar terjadi bencana kita tidak bisa membayangkan seperti apa, tetapi minimal kita sudah dibekali pengetahuan untuk melindungi diri sendiri,” ujar Teti.

Salah seorang siswa, Ihsan mengatakan lewat kegiatan tersebut dirinya memperoleh pengetahuan baru.

“Saya jadi tahu kalau misalnya ada gempa, saya berlindung di bawah kolong meja lalu melindungi kepala saya dulu. Tadi saya panik saat sirene dibunyikan, saya langsung lari ke tengah lapangan tenis di belakang sekolah,” ujar Ihsan sambil malu-malu.

Kegaitan ini merupakan salah satu bentuk upaya dalam merepresentasikan salah satu pilar program PKPU Human Initiative yakni Initiative for Disaster. PKPU HI senantiasa bergerak terdepan dalam merespon berbagai jenis kebencanaan baik di dalam maupun di luar negeri. (Ria/Gie)

Read more

Agen BRILINK Seluruh Indonesia Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Sulteng

JAKARTA – Agen Brilink Selindo yang berada diseluruh cabang di Indonesia mengumpulkan donasi bantuan untuk warga terdampak bencana gempa dan tsunami Palu, Donggala, Sigi, Sulawesi Tengah melalui PKPU human Initiative. Bantuan sebesar Rp. 71.922.255 tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Agen Brilink Seluruh Indonesia (ABS) Agam Tri S. dan didampingi oleh Ketua Jakarta Wilayah 1 Achmad Djawir di Kantor PKPU HI Pusat, Jakarta (9/10).

Donasi diterima langsung oleh Direktur Kemitraan PKPU human Initiative, Andjar Radite dengan didampingi Senior Manager Kemitraan, Aan Suherlan.

“Kami mengapresiasi kepedulian rekan-rekan dari Brilink yang mau membersamai kami wujudkan solusi peduli untuk mereka (warga terdampak bencana Sulteng),” ungkap Andjar.

Sementara Ketua Agen brilink Selindo Agam menerangkan donasi tersebut berasal dari para agen dan masyarakat yang menggunakan Jasa Brilink ungkap.

“Mudah-mudahan donasi yang terhimpun ini dapat sedikit meringankan beban warga terdampak bencana di Palu, Donggala, dan Sigi,” harapnya.

Serah terima donasi ini menjadi titik awal kerja sama antara ABS dengan PKPU human Initiative untuk bergerak bersama memberikan solusi peduli.

“Semoga kerjasama ini dapat terjaga dan senantiasa bersinergi dengan baik bersama dalam program program kemanusiaan lainnya,” tutup Andjar.

Read more

Continue Recovery of Lombok, Here Are Action Plans of PKPU Human Initiative in October 2018

LOMBOK – The earthquake which hit Lombok and its surrounding areas last July 2018 has affected the life of people there. Until now, they still need help.

While PKPU Human Initiative rescue team has moved to Donggala-Palu to do emergency handling after earthquake and tsunami, PKPU Human Initiative Recovery team keeps committed to continuing the recovery program of Lombok earthquake.

PKPU Human Initiative Recovery Team Coordinator, Ferry Suranto said the victims really need help until recovered.

“Lombok still needs us. Recovery programs both infrastructure and other logistic procurement still need to run,” Ferry stated.

According to Ferry, PKPU Human Initiative has planned various recovery programs to handle Lombok earthquake, particulary in October 2018.

“This month we will distribute 396 packages of logistics, cooking set and hygiene kits,” Ferry revealed.

In addition, clean water which is the basic needs of the victims continues to be distributed. “Water tank and timeline distribution are being planned,” Ferry added.

PKPU Human Initiative will also build 3 units of Comfortable Verandah, 5 units of MCK (public toilet) and 3 drilled wells for 3 villages and 1 unit (again) of Emergency School.

Previously, PKPU Human Initiative has launched 1 unit of Emergency School to support the quake-affected students to study again.

For your information, to speed up the rehabilitation and reconstruction of West Nusa Tenggara (NTB) after earthquake, the president has issued the Presidential Instruction (Inpres) No 5 Year 2018.

The mandate of the instruction is the construction of basic facilities to make educational, medical, religious and economic activities operate again at least by the end of December 2018 and other activities to operate at least by 2019.

Read more

Lanjutkan Recovery Lombok, Ini Rencana Aksi PKPU Human Initiative di bulan Oktober 2018

LOMBOK – Gempa yang mengguncang Lombok dan sekitarnya pada akhir bulan Juli 2018 lalu telah berdampak luas pada kehidupan masyarakat disana. Sampai saat ini, warga terdampak masih membutuhkan bantuan.

Disaat Tim Rescue PKPU Human Initiative telah bergerak ke Donggala-Palu untuk melakukan penanganan darurat pasca gempa dan tsunami, Tim Recovery PKPU Human Initiative saat ini terus berkomitmen melanjutkan program pemulihan gempa Lombok. Sejalan dengan instruksi Pemerintah untuk tidak melupakan gempa Lombok.

Koordinator Tim Recovery Lombok, Ferry Suranto menuturkan warga terdampak saat ini masih sangat membutuhkan bantuan hingga kondisi dapat pulih kembali.

“Lombok masih butuh kita, program pemulihan baik infrastruktur maupun pengadaan logistik lainnya harus terus dilakukan,” ungkap Ferry.

Menurut Ferry, dalam penanganan gempa Lombok, PKPU Human Initiative telah merencanakan berbagai program recovery khususnya di bulan Oktober 2018 ini.

“Bulan ini, kami akan mendistribusikan logistik sebanyak 747 paket, cooking set dan hygiene kits untuk 3.735 jiwa penerima manfaat,” ungkap Ferry.

Selain itu, distribusi air bersih yang menjadi kebutuhan dasar warga terdampak terus dilakukan. Sedikitnya 12 tandon air akan didistribusikan di wilayah terdampak gempa yang saat ini sedang mengalami kekeringan.

“Besok (11/10) dropping 180.000 liter air bersih akan dilakukan di desa-desa sekitar lombok tengah, lombok barat dan lombok utara yang memang kesulitan mendapat air bersih. Penyiapan water tank dan timeline pendistribusian sedang dirancang,” tambah Ferry.

PKPU Human Initiative juga akan membangun 3 unit Serambi Nyaman, 5 unit MCK dan 3 sumur bor untuk 3 desa dan 5 unit (lagi) Sekolah Darurat.

Sebelumnya, PKPU Human Initiative telah meresmikan 1 unit Sekolah Darurat untuk mendukung proses belajar siswa-siswi terdampak gempa kembali berjalan seperti semula. Selain itu telah membangun 406 “rumah senyum” (huntara) dan akan melanjutkan pembangunan 143 unit lagi di lombok utara dan lombok barat.

Sebagai informasi, untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi NTB pasca gempa, Presiden telah mengeluarkan Inpres No 5 Tahun 2018.

Amanat inpres sendiri berisi pembangunan prasarana dan sarana dasar untuk mendukung berfungsinya kembali aktifitas pendidikan, kesehatan, agama, dan fasilitas penunjang perekonomian paling lambat akhir Desember 2018 dan prasarana lain paling lambat 2019.

Bantu Lombok Bangkit, Disini

Read more

Hapus Duka Anak Penyintas, Relawan PKPU Human Initiative Beri Dukungan Psikososial

DONGGALA – Gempa bumi bersambut tsunami yang menerjang Sulawesi Tengah pada akhir September 2018 lalu, telah menyisakan duka mendalam bagi warga terdampak. Guncangan berkekuatan 7,4 SR tersebut tidak hanya memporakporandakan bangunan, tetapi juga dapat mengganggu psikologis mereka yang merasakan.

“Bencana ini tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik infrastruktur saja, namun psikologis para penyintas juga dapat terganggu,” ujar Agus Putut, Koordinator Relawan PKPU Human Initiative.

Anak-anak adalah kelompok penyintas yang rentan mengalami trauma. Kondisi emosi yang belum stabil membuat psikologis mereka mudah terganggu. Depresi, cemas, perilaku agresif, bingung, putus asa, sedih, perasaan kehilangan yang dalam, adalah gejalanya.

Hal ini menjadi perhatian para Relawan PKPU Human Initiative yang tengah bergerak di tenda-tenda pengungsian, tepatnya di Pos Penyintas Loli Tasiburi, Kecamatan Banawa, Kab. Donggala. Disela-sela aktivitasnya membagikan bantuan logistik, mereka kemudian memberi dukungan psikososial kepada anak-anak terdampak bencana (9/10).

“Tidak hanya bantuan makanan, mereka juga butuh kehadiran kita untuk sekedar menguatkan jiwanya, mengembalikan senyumnya yang sempat pudar terkubur duka. Kebutuhan psikologis mental mereka juga jangan diabaikan,” ungkap Agus usai memberi psikososial untuk anak-anak disana.

Sekitar 80 anak penyintas antusias ikut bermain bersama para Relawan PKPU Human Initiative. Sesekali relawan bercerita dan bernyanyi untuk memberi edukasi ringan, agar mereka semakin kuat dan sabar. Kegembiraan dan keceriaan yang dihadirkan para relawan, sedikitnya mampu menghapus duka anak-anak yang tengah menanggung kesedihan pasca bencana.

Menurut data BNPB (9/10) tercatat ada 82.775 jiwa mengungsi. Tidak hanya kehilangan tempat tinggal, banyak diantara mereka juga kehilangan keluarganya. Sampai saat ini mereka masih membutuhkan bantuan para relawan dan dermawan.

Bantu Mereka, Klik Disini

Aksi Kami Lainnya

Galeri Respon Bencana Sulteng, Lihat Disini

Read more

PKPU Human Initiative Launched Shelter in Transition to Recovery Phase in Lombok

LOMBOK – Now a days, most of us pay attention with earthquake in Sulawesi, yet recovery phase in Lombok still continuing. While transition, PKPU Human Initiative targeted 1000 shelter, in north Lombok and Sembalun district, East Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Todays, we had finished about 406 shelter from 1000 shelter targeted, on August-September. and We cooperate with Mercy Malaysia has launched 395 shelter in Sembalun village, which is there were 395 families will stay,” said Ferry Suranto, coordinator Recovery team.

As known, earthquake hit Lombok on last july 2018, affected more than 70.000 houses damage, more than 431.000 displaced.

“We still continuing assisstance, there will be distribute 396 logistics, cooking sets, hygiene kits and water. We also build 3 unit temporary shelter (especially for vulnarable people), 5 unit laterine, 3 units water well and 1 unit temporary school,” add Ferry.

PKPU Human Initiative had launched 1 unit temporary school to support learning activities for student affected as well.

Read more

Masa Pemulihan Lombok, PKPU Human Initiative Resmikan Rumah Senyum

LOMBOK – Meski saat ini perhatian publik saat ini tertuju pada bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah, namun upaya pemulihan dampak gempa lombok tidak dilupakan.

Sejak masa recovery, PKPU Human Initiative membangun hunian sementara (huntara) dengan target 1000 unit yang dibangun, di Kabupaten Lombok Utara dan Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saat ini, kami sudah menyelesaikan pembangunan 406 huntara dari 1.000 yang ditargetkan ditahap awal Agustus – September kemarin. Kami menyebutnya Rumah Senyum,” terang Koordinator Tim Recovery Lombok PKPU HI, Ferry Suranto.

Menurut Ferry, dari 406 Rumah Senyum tersebut 116 unit di KLU dan 295 di kecamatan Sembalun, Lombok TImur.
“Insya Allah masih 168 huntara lagi yang akan dibangun,” tambahnya.

Kemarin (5/10), sebanyak 295 Rumah Senyum diresmikan oleh President of PKPU Human Initiative Agung Notowiguno dan Presiden Mercy Malaysia Dato’ Dr. Ahmad Faizal Perdaus. Hadir juga dalam peresmian MUI Lombok Timur TGH. Ishaq Abdul Ghani,Lc. dan Bupati Lombok Timur Muhammad Sukiman Azmi menerima secara simbolis. Rumah Senyum tersebut akan dihuni oleh 295 KK warga terdampak di Desa Sembalun, Kec. Sembalun.

Seperti diketahui dampak gempa bumi 7 SR yang terjadi berulang-ulang sejak akhir Juli lalu, mengakibatkan lebih dari 70 ribu rumah rusak, yang membuat 350 ribu jiwa terdampak dan sebagian besar mengungsi.

Menurut Ferry, dalam penanganan gempa Lombok, rencana aksi PKPU Human Initiative lainnya di bulan Oktober 2018 ini adalah distribusi logistik sebanyak 396 paket, distribusi cooking set dan hygiene kits, distribusi air bersih dan water tank.

“Kami juga akan membangun 3 unit Serambi Nyaman, 5 unit MCK dan 3 sumur bor untuk 3 desa dan 1 unit (lagi) Sekolah Darurat,” tutup Ferry.

 

Read more

Survivors Still Need Humanitarian Assistance after Quake in Sulawesi

PALU – Located in Talise Camp, on wednesday (4/10), PKPU Human Initiative distributed Logistics and hygiene kits. There were staple food and hygiene kits for 150 beneficiaries in Talise camp.

“In emergency response situasion, food item was very urgent. Especially, for the IDP’s who lost everything after disaster, said team rescue of PKPU, Indra Budi

In previous day, PKPU had distributed Food item with total 142 package in RT 5 and RT 6, Kabongan Kecil village, District Donggala.

The situation in the field was not condusive, due to chaotic in the aftermath of an emergency, so, we cooperate with local government and police to escort us to distribute our relief.

“we distribute our relief to the affected area by truck, and we cooperate with police to escort our relief so it’s safe from looting,” said Indra

Earthquake triggered a tsunami struck Donggala had caused economic collapse. Over 1.571 reported died, 2.549 had been unjured dan 70.821 internally displaced, destroy thousands of home and causing devastation in almost all central sulawesi.

Gallery Our Action, Check in Here

Let’s help them, Click in Here

Read more

PKPU HI Kirim Bantuan Bencana Palu Melalui Posko Koarmada I

JAKARTA — Lembaga Kemanusiaan PKPU Human Initiative (PKPU HI) mendatangi Posko Bencana Koarmada I. Kunjungan dalam rangka untuk membantu dan memulihkan dampak dari gempa bumi dan tsunami yang telah terjadi di Palu Sulawesi Tengah.

Seperti dalam siaran persnya, Kamis (4/10), kedatangan PKPU HI di Posko Bencana Koarmada I dengan membawa sejumlah barang berupa satu unit kendaraan double cabin, sebuah alat pengangkat beton, dua buah tenda dan 20 buah kantong mayat. Kendaraan dan barang-barang tersebut selanjutnya akan dikirim ke Palu Sulawesi Tengah dengan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Cirebon

Bantuan kendaraan dan barang lainya diserahkan oleh Sukismo selaku Manager Aliansi Strategis PKPU HI dan diterima langsung oleh Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M.

Sebelumnya PKPU HI juga telah menerjunkan Tim Rescue. Sejak awal gempa melanda, PKPU terus membantu salah satunya melakukan evakuasi korban bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Koordinator Tim Rescue PKPU HI Indra Budi Legowo menyatakan, operasi SAR tidak mudah karena terkendala listrik padam, minimnya fasilitas alat berat, hingga terputusnya akses menuju lokasi.

“Di tengah berbagai kendala dan akses yang sulit, kami terus berupaya membantu evakuasi korban. Korban tewas akibat tertimpa bangunan dan diterjang tsunami kemungkinan akan terus bertambah,” terang Indra.

Galeri Aksi Kami, Lihat Disini

Bantu Warga Terdampak, Klik Disini

Read more

Warga Terdampak Gempa Tsunami Palu & Donggala Masih Butuh Banyak Logistik

PALU – Bertempat di camp pengungsian Talise Palu, pada Rabu (4/10), PKPU Human Initiative distribusikan logistik dan Hygine kits. Logistik berupa bahan pokok makanan ditambah dengan alat kebersihan diri tersebut sedikitnya memberi manfaat kepada 150 KK yang berada di camp pengungsian.

“Memang pada masa tanggap darurat, kebutuhan makanan sangat tinggi. Terlebih bagi para pengungsi yang kehilangan tempat tinggalnya,” terang salah satu Tim Rescue PKPU HI, Indra Budi Legowo.

Sebelumnya, PKPU Human Initiative juga telah mendistribusikan kebutuhan makanan (Food Item) sebanyak 142 paket di RT 5 dan RT 6 Dusun Kabongan Kecil, Kec. Banawa, Kab. Donggala.

Dengan mempertimbangkan kondisi yang belum sepenuhnya kondusuf, dalam penyaluran bantuan ini, PKPU Human Initiative bekerjasama dengan pemerintah setempat, sehingga logistik dapat didistribusikan dengan baik.

“Kami dikawal oleh polisi yang bertugas setiap siang dan malam. Kami juga menggunakan truck pengangkut sehingga aman dari penjarahan,” ungkap Indra.

Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, Gempa bersambut Tsunami yang menerjang Donggala-Palu dan sekitarnya telah melumpuhkan perekonomian masyarakat setempat. Data statistic BNPB per 4/10 menyatakan bahwa telah jatuh korban 1.558 MD, 2.548 Luka dan 70.821 mengungsi. Dengan kondisi yang cukup parah ini, kebutuhan logistik akan sangat diperlukan dan terus dikirimkan seiring program respon tanggap darurat berjalan.

Galeri Aksi Kami, Lihat Disini

Bantu Warga Terdampak, Klik Disini

Read more