Bencana Banjir dan Longsor di Bantul, Human Initiative Intensifkan Pencarian dan Evakuasi Terdampak

HI NEWS, DIY – Banjir dan longsor melanda wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akibat luapan air sungai dan intensitas hujan yang tinggi. Pada Minggu, 17 Maret 2019 malam. BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan Kabupaten Bantul menjadi wilayah terparah yang dilanda banjir.

“Wilayah (DIY) terdampak (bencana alam) paling banyak terdapat di Kabupaten Bantul. Meliputi 14 kecamatan, 35 desa di Kabupaten Bantul terdampak banjir,” jelas Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, dalam siaran resminya pada Senin (18/3).

Sementara itu, sampai saat ini menurut data terakhir dari BPBD DIY pada Senin (18/3) pukul 00.00 WIB bahwa ada 5.046 warga DIY yang mengalami dampak banjir dan longsor. Ada 4.427 di antaranya adalah warga Bantul. Tidak hanya itu saja, terdapat 23 titik pos evakuasi yang menjadi tujuan warga, 17 di antaranya terdapat di Kabupaten Bantul.

Human Initiative sejak Minggu (17/3) malam sudah menerjunkan Tim Rescue untuk melakukan inisiatif tanggap darurat bencana di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor. Kepala Bidang Pendayagunaan Human Initiative DIY, Agus Triyono mengatakan tim rescue dari Human Initiative sudah tiba di lokasi bencana sejak kemarin malam dan membuka akses jalan bersama relawan lainnya.

“Semalam tim bersama relawan lainnya membuka akses jalan yang menghubungkan salah satu dusun yang terisolir karena banjir. Saat ini akses jalan sudah bisa dilalui,” ujar Kepala Bidang Pendayagunaan Human Initiative DIY, Agus Triyono, pada Senin (18/3).

Agus menambahkan kini tim Emres di bagi menjadi dua bagian yakni di bagian operation yang bertugas untuk mengevakuasi penyintas di lapangan. Selain itu ada juga tim bagian assessment yang bertugas untuk mendata kebutuhan para penyintas. Human Initiative mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu warga terdampak banjir dan longosr di wilayah DIY dengan menyalurkan donasi melalui website solusipeduli.org. Adapun kebutuhan mendesak yang dibutuhkan para penyintas adalah makanan siap saji dan hygiene kit.