Bank Indonesia Bersama PKPU Human Initiative Maluku Persembahkan 100 Paket Ramadhan untuk Yatim

Maluku – Dalam rangka membahagiakan anak-anak yatim, Bank Indonesia bersama PKPU Human Initiative Provinsi Maluku persembahkan 100 paket ramadhan dalam kegiatan bertajuk Santunan Anak Yatim, yang diselenggarakan di kantor BI Provinsi Maluku, Sabtu 26 Mei 2018, pukul 16:00 WIT hingga selesai.

Acara Santunan anak yatim yang diselenggarakan tidak hanya dihadiri oleh anak-anak yatim saja, tetapi juga dari kalangan dhuafa dan ibu-ibu yang telah ditinggal mati oleh suaminya. Penyaluran bantuan paket ramadhan diberikan secara simbolis kepada beberapa anak yatim dan dhuafa yang menghadiri acara, sedangkan sisanya akan diantarkan langsung ke rumah anak-anak lainnya yang ditetapkan sebagai calon penerima manfaat oleh PKPU Human Initiative Maluku.

Kepala BI Provinsi Maluku Bambang Pramasudi dalam sambutannya menerangkan bahwa betapa pentingnya kegiatan-kegiatan yang didalamnya ada santunan atau pemberian bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan, sebagai bentuk tanggungjawab sosial bersama dan kontribusi dalam mensejahterahkan umat.

“Kegiatan santunan atau pemberian bantuan kepada anak-anak yatim atau fakir miskin, hendaknya senantiasa selalu diadakan, karena sebagai seseorang yang diberi kemampuan lebih kita punya tanggungujawab untuk membantu dalam mensejahterahkan mereka,” terang kepala BI Provinsi Maluku.

Dari santunan yang diberikan, anak-anak yatim dan dhuafa yang menjadi penerima manfaat pada kegiatan yang diselenggarakan mengaku merasa sangat bahagia, sebab dengan adanya kegiatan tersebut, kebutuhan hidup mereka bisa terpenuhi di bulan ramadhan, hal tersebut sebagaimana yang diutarakan oleh Safana selaku salah satu penerima manfaat dari program BBY.

“Saya merasa sangat senang karena telah mendapat bantuan dan saya ucapkan terima kasih banyak kepada orang-orang yang sudah peduli, khususnya kepada Bank Indonesia dan juga PKPU,” ujar Safana.

   

Kegiatan yang diselenggarakan berlangsung dengan antusias, suksesnya kegiaatan Santunan Anak Yatim tersebut juga tidak lepas dari bantuan yang diberikan oleh karyawan non-muslim BI Provinsi Maluku dalam mendekorasi tempat kegiatan dan menyediakan makanan berbuka. Dalam penyampaian terakhirnya, kepala BI menghimbau bahwa untuk setiap kegiatan sosial yang dilakukan, maka hendaknya setiap pihak dari kalanagn muslim maupun non-muslim bisa saling membantu.

“Setiap kegiatas yang kita lakukan, hendaknya kita saling membantu, di sini ada kawan-kawan kita dari non-muslim yang juga turut membantu, jadi kalau semisal ada kegiatan di hari natal kita bantu juga mereka, sehingga bisa tercipta apa yang namanya toleransi dan budaya saling bantu-membantu,” tutup kepala BI Provinsi Maluku.