Banjir di Kabupaten Bandung, Human Initiative Terjunkan Tim Rescue

HI-NEWS, JAWA BARAT – Sejak Rabu, 6 Maret 2019, hujan berintensitas sedang hingga tinggi turun menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung mengalami banjir. Selama sekitar tiga pekan terakhir sejak Selasa, 26 Maret 2019, banjir juga tidak surut dan jumlah penyintas semakin bertambah setiap harinya.

Ada lima kecamatan di Kabupaten Bandung mengalami banjir sampai saat ini yakni Kecamatan Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot merupakan tiga kecamatan yang mengalamai dampak cukup parah. Sedangkan lima kecamatan lainnya Kecamatan Indramayu, Lohbener, Sindang, Cantigi dan Pasekan termasuk dalam daftar lokasi terdampak banjir.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Sudrajat, banjir yang melanda wilayah Kabupaten Bandung memiliki dampak kepada belasan ribu warga atau setara dengan tiga puluh ribuan jiwa. “Total yang terdampak 14.029 kepala keluarga atau 37.731 jiwa,” kata Sudrajat pada Selasa, (9/4).

Sementara itu, Human Initiative segera mengirimkan delapan orang personel ke lokasi terdampak. Respons tanggap dari Human Initiative yakni berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung bersama relawan setempat. Sampai saat ini, Human Initiative terus melakukan assessment untuk mengetahui kebutuhan para penyintas di wilayah terdampak.

Menurut Zaenal Muttaqin selaku penanggungjawab lapangan, Human Initiative akan melakukan rencana aksi lanjutan, seperti mendistribusikan berbagai kebutuhan para penyintas. “Rencana aksi lanjutan Human Initiative adalah distribusi bantuan food item, distribusi bantuan air bersih atau dapur air, dan bantuan logistik,” ujarnya.

Sementara kebutuhan mendesak yang mereka butuhkan saat ini adalah air minum dan air bersih, makanan siap saji, makanan khusus balita, makanan khusus lansia, selimut, tikar atau alas tidur, hygiene kits, dan medis. Human Initiative mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu warga terdampak dengan menyalurkan bantuannya melalui website solusipeduli.org.